Watu Belah
Sejarah
Keluarlah wahai Ki Patih Manik, jangan kau lari dariku. Pangeran Walangsungsang pun melaksanakan sholat sunah diatas batu tersebut, sesudah selesai sholat batu tersebut pun mulai retak dan terbelah. Krek krekk.. Kemudian sosok Ki Patih Manik pun keluar dari batu tersebut. Aaaaaaa ampun pangeran, saya mengaku kalah jangan sakiti saya. Dengan ketakutan Ki Patih Manik kabur dan lari menggelinding kan diri seperti batu menuju pemukiman warga. Lalu Ki Patih Manik melepaskan semua baju...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Watu Belah
Alfiyah Salsabila
Novel
Menyaksikan 30 Tahun Pemerintahan Otoriter Soeharto
Mizan Publishing
Novel
Henkjan
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
Inilah Jalan Hijrahku
Mizan Publishing
Novel
Labirin Hati
Astrid Ayu Septaviani
Novel
Kolecer & Hari Raya Hantu
Mizan Publishing
Novel
S-Class Guide Ingin Menjadi Tukang Roti
Noctis Reverie
Novel
Fantasteen Far Away
Mizan Publishing
Cerpen
Henkjan & Hantu Pabrik Gula (2)
𝔧 𝔞 𝔫 𝔱 𝔢 .
Novel
MOTHERVAN
glowedy
Novel
BELENGGU DENDAM
Freya
Novel
Dibawah atap yang sama
Yuni ekawaty
Novel
Yu Darsinah (Abang Getih, Putih Balung)
Eka A Anggraeni
Novel
Langit Kala Itu
Risenda Desandi
Novel
PENGARUNG WAKTU: 21 Tahun Mencari Abimanyu
Braindito
Rekomendasi