The Superstar Is Fallin (In Love)
12. Undangan Interview

INT. APARTMENT GEA — MALAM HARI

Bell apartment berbunyi. Gea yang berada di dalam apartment berjalan ke arah pintu lalu membuka pintu tersebut. Di depan sana sudah ada Igo berdiri di depan matanya. Gea mematung dan tidak berkedip.

Igo
Kok diem? Kenapa? Gue ganteng ya, hehe.


Igo mendekatkan wajahnya ke wajah Gea, seketika Gea tersadar dari aksi mematungnya. Igo tanpa izin masuk begitu saja ke apartment, diikuti dengan Hema. Gea mengikuti Igo, dan Hema menutup pintu.

Gea
Pede banget mas. Gue takjub sama alis lo.
Igo
Masa?


Gea, Hema, dan Igo duduk di sofa depan tv. Sudah ada 3 minuman berwarna di meja.

Hema
Minum Go.


Igo langsung mengambil salah satu minuman dan meminumnya.

Gea
Ide lo gokil sih Hem. Beneran loh alis dia dirapihin.


Igo berhenti minum dan sedikit menumpahkan minumannya, agak sedikit batuk. Gea dan Hema tertawa girang bersama.

Igo
Anjrit, parahh kalian. Ngerjainnya keroyokan nih.


Gea menepuk-nepuk punggung Igo untuk meredakan batuknya.

Gea
Sudah sudah minum lagi. Sori sori Go, hehe. Eh sebentar ya, gue ambil print -an dulu.


Gea masuk ke dalam kamar, lalu kembali sambil memegang beberapa kertas. Kertas-kertas tersebut dibagikan ke Hema dan Igo. Hema dan Igo membaca seksama kertas tersebut.

Hema
Ini sudah termasuk yang gue email tadi?
Gea
Yup, lengkap disitu semua. List interview tv dan podcast youtube.
Igo
Ini interview harus kita jalanin semua?
Gea
Iya dong. Ini bagian dari promosi.


Kali ini Gea yang mendekatkan wajahnya ke Igo. Igo mematung sambil menelan ludah. Seketika Gea tertawa geli di depannya. Hema pun ikut tertawa.

Gea
Becanda Go, santai santai. Makanya ini kita seleksi bareng-bareng.
Igo
Sumpah ya, gue sudah panik harus interview sebanyak ini. Lagian bisa gak sih yang wawancara lo saja Ge? Lo sama Hema saja gimana?
Hema
Lah gimana ceritanya? Kan lo berdua yang ikut kompetisi.
Igo
Tapi gue sudah lama gak tampil depan kamera.


Suara hp Hema berdering. Hema mengangkat telepon tersebut.

Hema
Halo sayang. Iya. Kerjaannya sudah kelar?


Hema menjauhi Gea dan Igo.

Igo
Siapa?
Gea
Cowoknya. Paspamres.
Igo
Serius? Ngerjain gue lagi lo ya.
Gea
Beneran. Tanya saja sendiri. Eh, btw lo sudah punya pacar?
Igo
Ada deh, mau tahu saja.
Gea
Alahhh, sok misterius. Dari roman romannya sih lagi jomblo, hehe.
Igo
Sok tahu.
Gea
Kelihatan kali. Suara hp lo sepi.
Igo
Gak ada hubungannya.
Gea
Masa? Coba sini gue lihat hp lo. Mana foto cewek lo?
Igo
Enak saja.
Gea
Tuh benar kan jomblo.
Igo
Ngaca mba ngaca. Gue sih gini gini high quality jomblo.
Gea
Pencitraan doang. Lo aslinya tukang tebar pesona kan, suka PHP-in cewek-cewek.
Igo
Terserah lo deh.
Gea
Atau.. jangan-jangan lo masih naksir ya sama Hema?
Igo
Tuh kan sok tahu lagi.
Gea
Ngaku deh. Gue tahu banget lo dulu suka main ke rumah gue cuma buat ketemu Hema kan.
Igo
Kayaknya ada yang jealous nih.
Gea
Ih malas banget.
Igo
Eh, lo lagi ngalihin pembicaraan kan. Pokoknya gue gak bisa deh kalau harus ngobrol ngobrol gitu depan kamera.


Gea memegang satu pundak Igo.

Gea
Tenang saja sayang. Nanti kan kita bisa latihan.
Igo
Lo manggil gue apa?


Gea melepas tangannya dari pundak Igo.

Gea
Sayang. Ohhh gue gak kayak Hema kok. Hampir semua orang emang gue panggil sayang. Baper ya? Hehe.
Igo
Pede banget.
Gea
Ya sudah tenang saja. Nanti gue pilihin talk show tv dan podcast yang oke. Lo tinggal cek sendiri reviewnya.


Gea menunjukkan kepada Igo daftar-daftar mana saja yang menurutnya ok dari lembaran kertas yang tadi dibagikan Gea.


Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar