Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Siswa NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia, Ini Fakta & Bahaya Memakannya

Siswa NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia Ini Fakta ampamp Bahaya Memakannya

INDOZONE.ID - Baru-baru ini, perhatian publik tersita oleh kabar tak menyenangkan dari dunia pendidikan. Tapi kali ini, bukan kabar tindak kekerasan yang dilakukan oleh guru, melainkan dari kakak kelas alias senior.

77 siswa SMP Seminari Bunda Segala Bangsa di Maumere Ibu Kota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dipaksa oleh senior mereka untuk memakan kotoran manusia.

Kejadian tak manusiawi ini terjadi pada Rabu (19/2/2020) lalu dan baru terbongkar pada Jumat (21/2/2020).

Ads in here

Kejadian ini bermula saat seorang siswa kelas VII membuang kotorannya dalam sebuah kantong plastik, yang kemudian disembunyikan dalam lemari kosong di kamar tidur unit bina SMP Kelas VII.

kelasilustrasi ruang kelas di sekolah (unsplash/Feliphe Schiarolli)

Namun, kotoran yang disembunyikan ini diketahui oleh dua orang senior kelas XII. Kedua senior ini lantas mengumpulkan semua siswa kelas VII. Saat ditanya, tak ada satupun siswa kelas VII yang mengaku sebagai pemilik kotoran itu.

Mendengar tak ada siswa yang mengaku, dua senior itu langsung mengambil kotoran tersebut memakai sendok dan menyuruh ke-77 siswa untuk memakan kotoran itu.

Meskipun tak menyebabkan masalah kesehatan yang darurat, namun kasus ini berhasil menyita perhatian banyak orang.

Terlepas dari polemik tersebut, sebenarnya ada fakta menarik tentang kotoran manusia yang tak banyak diketahui orang-orang.

Banyak orang justru mengganggap bahwa topik pembicaraan tentang kotoran sangat menjijikkan.

Padahal, kotoran manusia berhubungan secara langsung dengan kondisi kesehatan manusia.

Nah, berikut ini fakta menarik tentang kotoran manusia yang kamu harus tau.

1. Kotoran terdiri dari 75% air

airilustrasi orang sedang buang air besar (Astuces de Sante)

Siapa sangka jika kotoran mengandung 75% air. Sedangkan sisanya terdiri dari bakteri, lendir selain lemak, serat dan protein yang tak bisa dicerna dengan baik baik oleh tubuh.

Dilansir dari Womenshealthmag, direktur Mount Sinai Gastrointestinal Motility Center di Mount sinai Hospital, Gina Sam mengatakan, bakteri yang ada dalam tubuh berperan untuk mencerna berbagai jenis makanan yang masuk ke tubuh.

Ketika seseorang memakan banyak gula, lemak dan makanan mentah, maka kotoran yang keluar dari tubuh akan berbau busuk.

2. Warna kotoran

airilustrasi orang buang air besar (Blog Grossesse)

Pernahkah kalian bertanya-tanya dari mana asal warna kotoran? Warna kotoran berasal dari cairan empedu yang bergerak ke saluran usus. Cairan ini menghasilkan produk sampingan berwarna cokelat yang disebut dengan stercobilin.

Produk inilah yang kemudian membuat kotoran berwarna cokelat. Selain itu, warna kotoran juga bergantung pada jenis makanan yang masuk dalam tubuh.

Kotoran yang berwarna hijau terang, disebabkan karena makanan mengalami proses pencernaan yang terlalu cepat. Ketika kotoran berwarna kuning, itu artinya tubuh mengalami kesulitan dalam menyerap lemak.

3. Jumlah produksi kotoran bergantung pada tingkat stres

stresilustrasi orang stres (pexels/Inzmam Khan)

Jumlah produksi kotoran seseorang bergantung pada tingkat stres atau suasana hati. Ini karena suasana hati dapat mempengaruhi kinerja bakteri di dalam usus.

Saat suasana hati baik, maka kinerja bakteri dalam usus akan baik pula.

4. Jumlah produksi kotoran

besarilustrasi orang buang air besar (mamanam.com)

Orang dewasa yang dalam keadaan sehat bisa menghasilan rata-rata 1 ons kotoran setiap 12 ons berat badan setiap harinya.

Misalnya, orang dewasa yang memiliki berat badan 63 kg bisa menghasilkan sebanyak 500 gram kotoran dalam sehari.

5. Muntah kotoran

muntahilustrasi orang muntah (Health Essentials)

Banyak orang berpikir bahwa kotoran hanya bisa keluar lewat anus saja. Tapi nyatanya, kotoran juga bisa keluar dari mulut alias muntah kotoran.

Menurut sebuah penelitian, muntah kotoran bisa terjadi karena makanan yang dicerna berbalik keluar karena adanya penyumbatan di usus.

Setelah mengetahui fakta menarik tentang kotoran manusia, tak ada salahnya jika kita mengulik secara ringkas tentang bahaya dari memakan kotoran.

Dilansir dari Healthline, Illinois Poison Center mengungkapkan bahwa kotoran manusia mengandung bakteri campylobacter, e. coli, salmonella dan shigella.

Saat seseorang memakan kotoran, maka bakteri ini bisa menyebabkan gejala keracunan makanan, seperti mual, diare, muntah hingga demam.

Kamu harus tau, tidak mencuci tangan setelah buang air besar saja bisa menyebabkan tubuh terkontiminasi bakteri tersebut, apalagi jika bakteri tersebut masuk dalam tubuh manusia.

Tak hanya keempat bakteri itu saja, parasit dan virus seperti hepatitis A dan hepatitis E juga bisa ditularkan melalui kotoran dan mencium tangan yang tidak dicuci usai buang air besar.

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Artikel dari Indozone ID
Yang mungkin kamu suka
Komentar