Indahhikma Menulis artikel
@indahhikma

Heoibikuni, Si Kambing Hitam Atas Kentut Majikan yang Marak di Era Kekaisaran Lama Jepang

Heoibikuni Si Kambing Hitam Atas Kentut Majikan yang Marak di Era Kekaisaran Lama Jepang
Demi memenuhi kebutuhan hidup, kaum kelas bawah di Jepang rela jadi tukang tertuduh majikannya kentut. seperti apa kisahnya?
Cocok buatmu

Negeri Matahari Terbit memelihara tradisi dengan sangat baik. Ragam festival tradisional, pakaian adat yang dikenakan pada waktu tertentu, hingga bahasa lokal yang wajib digunakan menjadikannya sebagai negara yang kental akan budaya. Tak ayal jika Jepang banyak diminati oleh wisatawan.

Salah satu tradisinya yang pernah tercatat dalam sejarah adalah Heoibikuni. Jenis pekerjaan banyak dilakukan oleh para kaum-kaum kelas bawah demi memenuhi kebutuhannya. Mereka rela mempermalukan diri sendiri demi memenuhi kebutuhan hidup.

Kenapa bisa demikian? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui apa itu Heoibikuni!

1. Apa itu Heoibikuni

Kwikku, Apa itu Heoibikuni
Sumber: soha.vn

Para pekerja Heoibikuni harus bersedia mendapatkan tuduhan atas kentut yang dilakukan oleh orang lain, terutama raja, ratu, keluarga kerajaan, hingga para bangsawan lainnya. Pekerjaan ini pernah marak di abad ke 16 namun seiring dengan berkembangnya kehidupan modern, lantas dihentikan pada tahun 1868.

2. Pentingnya sopan santun dan kehormatan

Kwikku, Pentingnya sopan santun dan kehormatan
Sumber: doufukuai.blogspot.com

Jepang merupakan negara yang menjunjung tinggi sopan santun, martabat dan kehormatan. Setiap tindak tanduk masyarakat harus sesuai peraturan yang diajarkan secara turun temurun. Di masa dahulu, para perempuan kaya suka memamerkan hartanya.

Mereka ditunut untuk menjaga kehormatan serta tata krama. Sehingga tak mungkin bila mereka menjatuhkan harga dirinya demi hal kecil. Kaum kelas atas benar-benar memelihara harkat dan martabatnya. 

3. Menyewa jasa Heoibikuni

Kwikku, Menyewa jasa Heoibikuni
Sumber: news.zing.vn

Untuk menjaga harkat, martabat dan kehormatan itulah akhirnya mereka menyewa jasa Heoibikuni untuk menutupi rasa malu terutama soal kentut. Memang, saat itu hal jorok tersebut menjadi kesalahan paling memalukan di Jepang dan dianggap telah mencoreng sopan santun.

4. Tugas Heoibikuni

Kwikku, Tugas Heoibikuni
Sumber: malangtoday.net

Para pekerja Heoibikuni sebagian besar adalah wanita. Setiap hari mereka harus menemani sang majikan ke mana pun pergi. Saat sang nyonya mulai merasakan mulas luar biasa hingga tak kuasa menahan kenut. Kemudian pada akhirnya harus buang gas dan menyebarkan bau tak sedap serta menimbulkan bunyi, maka saat itulah tugas seorang kambing hitam.

Sang majikan kemudian menuduh Heoibikuni telah melakukan hal tersebut. Dengan begitu para pekerja itu akan dipersalahkan dan dianggap tak sesuai dengan tata krama. Sementara sang majikan aman-aman saja.

Ada-ada saja ya tradisi di Jepang. Kamu sendiri mau nggak nih dijadikan kambing hitam atas kentut orang lain? (ind)

Source: Yukepo

0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Komentar