Ada Kisah Apa Di Balik Topeng-Topeng Misterius dan Menakutkan Ini?

Ada Kisah Apa Di Balik Topeng-Topeng Misterius dan Menakutkan Ini  - I D Pran seseorang,memakai,topeng,supaya,wajah,aslinya,tidak,terlihat,seperti,beberapa,topeng,berikut,yang,tidak,hanya,bentuknya,yang,seram,kisah,baliknya,tidak,kalah,menakutkan,meskipun,yang,digunakan,hanya,sebagai,properti,panggung,atau,bahkan,untuk,bersenang-senang,malam,halloween
Seseorang memakai topeng supaya wajah aslinya tidak terlihat. Seperti beberapa topeng berikut ini, yang tidak hanya bentuknya yang seram, kisah di baliknya pun tidak kalah menakutkan, meskipun ada yang digunakan hanya sebagai properti panggung atau bahkan untuk bersenang-senang di malam Halloween.
Ada banyak cerita seputar topeng. Mulai dari yang romantis di malam masquerade atau yang penuh darah di serial killer. Namun, di antara topeng-topeng yang ada di dunia, berikut ini adalah beberapa topeng dengan kisah paling menarik dan sedikit menakutkan di baliknya.


1. Topeng Alexander Peden untuk Lolos dari Kejaran Kerajaan Inggris
Topeng Alexander Peden untuk Lolos dari Kejaran Kerajaan Inggris
idntimes.com
Alexander Peden adalah seorang pendeta dari Skotlandia yang menolak keinginan Raja Inggris, Charles untuk meninggalkan ajaran protestan yang dianutnya. Akhirnya, Alexander Peden menjadi pemberontak dan menyebarkan khotbah tentang agama Protestan dengan cara menyamar memakai topeng. Topeng tersebut diberi kumis, jengkot dan bahkan bulut mata yang terbuat dari rambut manusia. Dimulai dari 1663, Alexander melakukan aksinya tersebut dan tidak ketahuan selama 10 tahun. Namun, akhirnya pad tahun 1673, dia pun berhasl ditangkap. Sayangnya, ketika dia diasingkan ke Amerika, Alexander Peden berhasil kabur sampai di tahun 1686 dia dinyatakan meninggal.


2. Topeng Plague Doctor
Topeng Plague Doctor
viva.co.id
Tahun 1619, seorang dokter bernama Dr. Charles de Lorme membuat sebuah topeng yang dimaksudkan untuk peralatan paramedis. Topeng dengan desain mirip kepala burung gagak ini dipakai para dokter ketika menangani pasien dengan penyakit menular. Paruh yang panjang biasanya digunakn untuk meletakkan wewangian, sehingga para dokter tidak menghirup aroma yang kurang enak. Setelah itu, topeng ini juga akhirnya dipakai oleh para pekerja karantina yang menangani wabah penyakit. Contohnya saja, wabah di kota oma pada 1656 yang menewaskan sekitar 145 ribu manusia. Selain bentuknya yang seram, pasien yang didatangi petugas dengan topeng ini pun merasa was-was, sebab biasanya nyawanya sudah tidak tertolong. Alias penyakitnya sudah sangat parah.


3. Topeng Halloween Era 1900-an yang Dibuat Seadanya
Topeng Halloween Era 1900-an yang Dibuat Seadanya
idntimes.com
Sekitar tahun 1900-an, para anak dari keluarga biasa atau bahkan tidak mampu biasanya membuat topeng Halloween dari bahan seadanya. Seperti kain, kertas dan lain sebagainya. Namun, entah mengapa jika dilihat hasilnya jadi sangat seram jika diterapkan di zaman ini. Hal ini memang sesuai dengan tema Halloween yang menyeramkan, tetapi tetap saja, siapa pun yang melihat foto mereka akan merinding ketakutan. Bahkan tampaknya topeng seperti ini sering digunakan sebagai model untuk film-film horor zaman sekarang yang mengusung konsep setan anak kecil zaman dulu.


4. Topeng Kulit Manusia Buatan Ed Gein
Topeng Kulit Manusia Buatan Ed Gein
twitter.com
Kalau topeng yang dibuat di pembunuh paling kejam ini memang sangat menyeramkan. Bagaimana tidak, topeng yang dibuat Ed Gein berasal dari kulit manusia asli, alias kulit wajah orang yang sudah dibunuhnya. Hal ini karena Ed Gein memang dikenal sebagai pembunuh yang suka membuat pernak-pernik dari tubuh korbannya, seperti membuat penutup lampu dari kulit manusia, membuat sabuk dari puting wanita yang dikeringkan atau membuat asbak dari tulang belulang.


5. Topeng Hannya untuk Pementasan di Jepang
Topeng Hannya untuk Pementasan di Jepang
gyazo.com
Topeng Hannya merupakan topeng yang digunakan untuk sebuah pementasan di Jepang. Misalnya pementasan Kabuki atau Noh. Biasanya ada tiga jenis warna topeng yaitu Shiro hannya, aka hannya dan kuro hannya. Setiap warna memiliki makna yang berbeda-beda, seperti shiro atau putih yang menggambarkan karakter lembut dan elegan. Sedangkan warna merah(aka hannya) untuk tokoh pemarah. Kemudian hannya kuro atau topeng hitam untuk karakter pemurung.

Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
3 bulan 2 minggu lalu
0
Boost!
Bagikan


Loading...
SARAN DARI DISCOVER
Apakah Jenglot Adalah Makhluk yang Nyata? Mari Ulas Bersama Misteri Makhluk Mini Menyeramkan Ini
Cowok Korea Vs Cowok Amerika, Melihat Dari Fashionnya Menurut Kalian Lebih Kerenan Mana?
Bagaimana Kepiting Bisa Beranak Ikan Paus? Inilah Teori Asal-Usul Pearl di Kartun Spongebob Squarepants
Inilah Daftar Agen-Agen Jenius dari Panti Asuhan Wammy
Setelah 13 Tahun Drop Out, Sedikit Teman Semasa Kuliah, Mark Zuckerberg Akhirnya "Lulus” Dari Harvard
Pelajaran Berharga Dari Film Kartun Spongebob Squarepants
Sudah Kuduga! Inilah Tips Cerdas Menghadapi Ujian Nasional
Penuh Dengan Nyanyian Syahdu dan Tarian Energik, Ini Alasan Film Bollywood Digemari!
Demi Pasangan, 10 Artis Ini Rela Pindah Agama
Jadi Mata-mata, 5 Hewan Ini Bak Anggota Intelejen Berbagai Negara
Surat dari Suami Milea, Luluhkan Hati Para Pembaca. Dilan dan Milea Hanya Masa Lalu...
5 Anime yang Serupa Tapi Tak Sama dengan Pokemon