Daftar isi
#1
Prolog
#2
Janji
#3
Tentang Om dan Kemenakannya
#4
Kenangan yang Terlintas
#5
Resolusi Tahunan
#6
Resolusi Shasa
#7
Persahabatan yang Manis
#8
Berawal dari Musikalisasi Puisi
#9
Resolusi Irvan
#10
Resolusi Marla, Semi Final, dan Krisna
#11
Keangkuhan yang Memudar
#12
Pemantik
#13
Rujak Es Krim
#14
Yang Tak Kuketahui
#15
Resolusi Alan
#16
Greentopia, Bersama Alan
#17
Perang Dingin
#18
Guncangan
#19
Eksekusi
#20
Peringatan untuk Sang Ketua II
#21
Bertandang ke Mariot
#22
Pengakuan
#23
Pencerahan
#24
Minggu Terakhir Semester 1
#25
Les Privat
#26
Bisikan Tepat di Telinga
#27
Karena Marla
#28
Resolusiku
#29
Konsekuensi Akhir
#30
Tekad
#31
Mimpi Buruk Mariot
#32
Diasingkan
#33
Pindah
#34
Negosiasi
#35
Mulai Saling Mengerti
#36
Gunung Es yang Mencair
#37
Berdamai
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#30
Tekad
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
At first I didnt seem to care bout loveBut suddenly you came to me following me aroundI thought I told you to stop staring nowWhy dont you listen to me Stop calling me at nightSuaraku mengalun ke seluruh penjuru gedung Melafalkan lirik I Like You The Mostyang versi aslinya berbahasa Thailand dinyanyikan oleh PONCHET feat VARINZyang kemudian versi Bahasa Inggris-nya dipopulerkan oleh Shaddengan sedikit gugup But when we say ByeI kinda wish that wed stay up all nightNow I miss yo
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp10.000
atau 10 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 29
Konsekuensi Akhir
Chapter Selanjutnya
Chapter 31
Mimpi Buruk Mariot
Sedang Dibicarakan
Flash
Sandiwara Berdarah
Allamanda Cathartica
Cerpen
Bronze
Wali Nikah
Karlia Za
Cerpen
Bronze
GINJAL
Yasin Yusuf
Cerpen
Dukun Dadakan dari Depok
Penulis N
Cerpen
Kopi dan Teh
Zoids
Novel
Mission Complete
deru senja
Flash
Gadis Tercantik di Sekolahku-Elissa
Elisabet Erlias Purba
Flash
Bronze
Mimpi Ibu Ikan dan Ayah Laba-laba
Alfian N. Budiarto
Cerpen
Keputusan Terindah
Dear An
Flash
Bronze
Di Antara Dua Hati
Risti Windri Pabendan