Memori Tanpa Makam
#8
Oetari
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
  • Bookmark Paragraf ini
  • [1] Kalau kamu sakit hati dulu aku tolak, jangan seret anakku. Aku tidak sudi anakku jadi istri ketiga.

    [2] Anakmu masih bisa sekolah. Aku tidak akan mengajak hubungan badan sebelum umurnya 20 tahun. Kamu tahu kan Sulastri. Dulu aku nikahi juga setelah lulus SMP. Aku baru punya anak dengan Lastri saat usianya 20.

    [3] Bapaknya anakku lebih mampu menyekolahkan anakku.

    [4] Rasanya seperti mau berak

    [5] Ibu tidak bohong

    [6] meninggal dunia

    [7] Mbak, yang tenang. Sini saya antar

    [8] Permisi

    [9] Ya, siapa?

    [10] Cari siapa, Mbak?

    [11] Maaf sebelumnya, Mbak, saya istrinya Pak Pardi. Istri mudanya.
    Chapter Sebelumnya
    Chapter 7
    Undangan
    Chapter Selanjutnya
    Chapter 9
    Ridwan