Daftar isi
#1
1. Manzilah Cinta
#2
2. Kutitipkan Cinta Padamu
#3
3. Ketika Iblis Menggugat Tuhan
#4
4. Sesayat Munajat Cinta
#5
5. Malam Seribu Bulan
#6
6. Ramadhan di Taman Orang Saleh
#7
7. Purnama di Langit Pesantren
#8
8. Pelangi di Bawah Langit
#9
9. Bak Rambut Dibelah Tujuh
#10
10. Mahkota Cinta
#11
11. Cahaya Lentera Cinta
#12
12. Payung Hitam
#13
13. Sujudku di Malam Ramadan
#14
14. Mudik ke Kota Tuhan
#15
15. Pesan Dari Izrail
#16
16. Dua Pilihan
#17
17. Surat Khalifah Umar dan Sungai Nil
#18
18. Masihkah Aku Bisa Bertahan?
#19
19. Kulabuhkan Cinta di Hatimu
#20
20. Secret Of Key
#21
21.Rumit
#22
Tentang Penulis
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#8
8. Pelangi di Bawah Langit
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Setiap hari, dari pagi hingga dini hari aku mulai menggerakkan jari-jemariku di kertas putih itu. Aku menuangkan imajinasi yang selama ini kuendapkan di dalam dada.
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp4.000
atau 4 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp70.000
atau 70 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 7
7. Purnama di Langit Pesantren
Chapter Selanjutnya
Chapter 9
9. Bak Rambut Dibelah Tujuh
Sedang Dibicarakan
Novel
Gold
Holiday in America
Mizan Publishing
Novel
Perjanjian Terlarang Mbah Karto dengan Iblis
muhammad haryadi
Flash
Bronze
Rindu Rumah
Rahmawati
Cerpen
Mereka Menyebutnya Pemeran Antagonis
Art Fadilah
Novel
Bronze
Our Promise
Mufara324
Flash
Aku Sekarat
lidia afrianti
Novel
Lubang di Daster Ibu
Edelmira (Elmira Rahma)
Komik
LAKARA
edokomikecil
Flash
Pengarang Idola
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
Lembayung di Ujung Mendung
SY. Nala
Cerpen
Bronze
Bukan Sekedar Perjalanan
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Astral
Suci A.D.T
Cerpen
DIA DISAMPINGMU
MUCHAMAD FADHLI
Flash
Bronze
Alquran Buat Maya
Herman Sim
Cerpen
Rumah yang Tak Berharap Kembali
Sayidina Ali
Flash
Saturnight
Mae Takata
Komik
Hot Daddy VS Cute Baby
deetata
Cerpen
Bronze
Artis Figuran
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Satu nama yang diam
ayu
Cerpen
Bronze
Sejarah Kota Nagasaki
Sergian Fransisco