Daftar isi
#1
3 hari sebelum kejadian
#2
2 tanda di bahu dan rencana gelap
#3
#3 rencana licik dan pembunuhan
#4
#4 malam pembunuhan
#5
#5 mulai pencucian otak Raga Yura
#6
#6 wilayah kota selatan
#7
#7 AKADEMI VANGUARD
#8
#8 markas wilayah utara
#9
#9 darah di pusat perdagangan
#10
#10 kebenaran terkubur kekuasaan
#11
#11 di balik pagar padepokan
#12
#12 perdebatan di padepokan
#13
#13 perputaran uang haram Synergy
#14
#14 kecerobohan membawa petaka
#15
#15 kekejaman Marco sang pemimpin
#16
#16 -12 TAHUN KEMUDIAN
#17
#17 sang belati mulai tajam
#18
#18 pembalasan yang di tunggu
#19
#19 mendengar nama Reksa
#20
#20 amanah yang berat
#21
#21 upeti warga selatan
#22
#22 permohonan warga selatan
#23
#23 sang belati
#24
#24 gunung wilayah selatan
#25
#25 usia dewasa Raga dan Reksa
#26
#26 kobar semangat warga selatan
#27
#27 pelepasan Akademi Vanguard
#28
#28 pesta kelulusan Vanguard
#29
#29 eksekusi pertama sang belati
#30
#30 tamu kamar hotel pertama
#31
#31 keteguhan Raga Yura
#32
#32 malam pesta markas Utara
#33
#33 target 4 konglomerat
#34
#34 target tim 1 sukses
#35
#35 aksi nekat Raga Yura
#36
#36 perbatasan wilayah kota
#37
#37 pengakuan di balik pintu hotel
#38
#38 rasa kaget Vania
#39
#39 senyum sumringah Vania
#40
#40 tawaran kemewahan
#41
#41 malam menuju pesta
#42
#42 keributan di diskotik
#43
#43 nyali sang belati
#44
#44 uang bonus untuk Vania
#45
#45 kekompakan warga selatan
#46
#46 malam di atas gunung
#47
#47 yel yel warga selatan
#48
#48 awal kembali perselisihan Vanguard
#49
#49 Mendiang Kina Yura
#50
#50 tantangan terbuka warga selatan
#51
#51 jebakan gerilya pertama
#52
#52 watak keras Marco
#53
#53 menuju pertempuran besar
#54
#54 jebakan gerilya kedua
#55
#55 menuju pertempuran di perbatasan
#56
#56 pertempuran di perbatasan
#57
#57 dua tugas berat Raga Yura
#58
#58 pembantaian kelompok Marco
#59
#59 duel Raga lawan Bram dan Miko
#60
#60 pengejaran Marco dan Bram
#61
#61 Raga tiba di wilayah selatan
#62
#62 gertakan sang Verisai
#63
#63 jebakan gerilya ketiga
#64
#64 Belati dan Verisai
#65
#65 di hadapan warga selatan
#66
#66 perintah final Reynald Cava
#67
#67 pengkhiantan Sang Belati
#68
#68 pelukan erat Vania
#69
#69 informasi barang ilegal
#70
#70 preman wilayah kontrakan
#71
#71 kembalinya Marco ke Utara
#72
#72 pembalasan Marco
#73
#73 tiga Jendral sekutu Synergy
#74
#74 kematian Leonard di ujung Belati
#75
#75 tangis peluk saudara kandung
#76
#76 kata sandi Belati dan Verisai
#77
#77 pertemuan kedua belas Vanguard
#78
#78 duel tangan kosong Vanguard
#79
#79 aksi saling kejar
#80
#80 tak tik pengecohan
#81
#81 kematian Marco gembong kriminal
#82
#82 jiwa kesatria dua saudara
#83
#83 perang media sosial
#84
#84 menuju puncak perang besar
#85
#85 tak tik dua faksi
#86
#86 kematian gembong kakap Reynald Cava
#87
#87 TAMAT
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#42
#42 keributan di diskotik
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Baru saja iring-iringan tiga mobil taktis milik faksi Grup Synergy meluncur pergi meninggalkan pelataran utama hotel tidak berselang lama kemudian sosok Vania akhirnya datang berkunjung malam ituGadis itu tampak mengendarai sepeda motornya sendirian dengan kondisi tubuh yang kini mengenakan setelan pakaian dres santai Vania melajukan motornya secara perlahan mengarahkan roda kendaraannya langsung menuju ke area sudut parkiran motor luartepat ke titik di mana Raga sejak tadi sedang tiar
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp20.000
atau 20 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 41
#41 malam menuju pesta
Chapter Selanjutnya
Chapter 43
#43 nyali sang belati
Sedang Dibicarakan
Flash
Bronze
Rahasia Cahaya Pertemuan Jiwa
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Benar atau Salah?
Ananda Balqis
Novel
Destroyed
Nia Ramadani
Cerpen
Bronze
Kecap Patah Hati
Omius
Cerpen
Bronze
Burung-Burung Itu Tak Berkata Lagi
YK-Andriyana-RBD
Flash
SIRKUS HEMAT
Wulan Kashi Dhamar
Flash
Potret Masa Lalu
BANYUBIRU
Cerpen
Sorrow Lady
Utopis H
Cerpen
Bronze
Saksi yang bungkam
Nazwa Nadya
Novel
Bronze
Dikutuk
Bulan Separuh
Novel
Bronze
Please, Come Back
Ica
Flash
Bronze
Gadis yang Mati di Atap
verlit ivana
Flash
Aku
Rizky Kurniawan
Cerpen
Bronze
Perjanjian Bersama Sehari Malam
Aneidda
Novel
Bronze
Let"s Move Or Fly!
Syane Raphaeli Irawan
Cerpen
Kelam
Rairaa
Cerpen
Bronze
Pria Buta dan Kuda Putih
Kemal Ahmed
Novel
Mawar Derana, Arum Lara
Anisha Dayu
Cerpen
Bronze
Saat Suara Kita Gagal Menemukan Rumah
SastraItuIndah.c
Flash
Hutang Bakti Adisty
T. Filla