Daftar isi
#1
Layar Dari Api
#2
Badai Mesiu di laut Biru
#3
Kafan Putih di Ujung Buih
#4
Tawan Karang di Kalibukbuk
#5
Di Antara Racun dan Kabut
#6
Ni Luh Candrika
#7
Kulawu Uwae
#8
Asa dari Tanah Ara
#9
Ujian di Apparalang
#10
Anak gunung di Liukang
#11
Dermaga Batu
#12
Karang Tajam di Pulau Sembilan
#13
Ujung Badik di Mangngottong
#14
Benteng Balangnipa
#15
Membaca Laut dari Darat
#16
Pesan dari Kajang
#17
Tangisan di Bukit Ma'ra
#18
Misteri dalam Kemegahan
#19
Sang Penghianat
#20
Somba Opu Menguji
#21
Saksi di Laut Lain
#22
Tahanan Waktu
#23
Di Ambang Kepastian
#24
Jejak yang Belum Tertulis
#25
Bulan Menangis di Bedugul
#26
Badai di Laut Sumbawa
#27
Harga Sebuah Tali
#28
Tabik untuk Marege
#29
Pantai Tanpa Laut
#30
Rahasia Orang Sidenrang
#31
Peta dalam Nada
#32
Sungai Darah
#33
Mural di Ganggalida
#34
Gangurru
#35
Sang Penunggang Kanguru
#36
Negeri Wurundjeri
#37
Tumbal
#38
Kepasrahan Gangurru
#39
Permata di Bulla-bulla
#40
Tangis Sunyi di Puncak Marnong
#41
Kesetiaan
#42
Nada Cinta di Bawah Aurora
#43
Tamu dari Barat
#44
Pernikahan Tenripada
#45
Pernikahan Putri Eukaliptus
#46
Hadiah Kesetiaan
#47
Batu Pelangi di Umoona
#48
Air Mata Luruh di Uluru
#49
Harapan yang Rapuh
#50
Koolin Mekar di bawah Aurora
#51
Mahkota Batu Pelangi
#52
Janji
#53
Spirit Kanyini, Tanah yang diberkahi
#54
Perpisahan
#55
Daeng Rabaning
#56
Pilar-pilar yang tertinggal
#57
Kapal VOC
#58
Kembalinya Fajar dari Baralku
#59
Kapal Emas Bercakar Boomerang
#60
Pelaut Sulu
#61
Kepulauan Tukang Besi
#62
Badai duka yang melahirkan penuntun
#63
Bangar dan Wartilykirri-nya
#64
Duka di Karumpa Lompo
#65
Ketegangan di Bukit Nane
#66
Armada laut Sinjai-jai
#67
Walert Gurrong
#68
Tiga Bukit, Tiga Muara
#69
Siluman Karang
#70
Duel Berdarah di Muara
#71
Sang Pembawa Cahaya
#72
Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#40
Tangis Sunyi di Puncak Marnong
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Di tengah pusaran putih itu Mappitajang berdiri dengan tangan kosong Untuk pertama kalinya sejak ia meninggalkan Barambang air matanya mengalir tanpa ditahan Deras
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp3.000
atau 3 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp59.000
atau 59 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 39
Permata di Bulla-bulla
Chapter Selanjutnya
Chapter 41
Kesetiaan
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Bronze
Tipuan Fatamorgana
Susanti
Cerpen
Bronze
PETUALANGAN DI NEGRI AJAIB
agus tardi rohenda
Novel
Ceezyco
Dyah Afifah Palupi
Cerpen
Dua Puluh Enam Makam Tanpa Nama
Muhammad Ilfan Zulfani
Flash
Puber
Alifia Sastia
Cerpen
Bronze
Belajar Berserah dalam Doa yang Menguatkan
Ahmad Wahyudi
Novel
PRATIKARA (SEASON 2)
Ira A. Margireta
Flash
Kafe? Kafe. Kafe!
Adinda Amalia
Flash
Dua Boneka Tanpa Nama
Priy Ant
Novel
Bronze
Takdir Cinta di Bawah Langit Kelabu '98'
Mahindah
Novel
What is Love
Vera Shafira
Novel
Dahlia Merah di Penghujung Abad
tuhu
Komik
Dear Fallen Angel
Ainun Annur Rochmawati
Novel
Dear Keyla
Prisda Tri Syamiati
Cerpen
Pesawat Kertas "Surat Kasih Untuk Ayah"
Siska Amelia
Cerpen
Bronze
Kipas Tiga Kepala
Wafa Nabila
Cerpen
Senandung Rindu di Lebaran yang Kelabu
Vindiar Pitaloka
Cerpen
Bronze
Mandi Lumpur
spacekantor
Flash
Mendedah Mimpi Warhol
Foggy FF
Novel
GARIS PEREMPUAN
Maysanie