Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Alauddin Khalji: Sang Penjegal Mongol
Sebuah novel dokumenter sejarah yang memukau dan penuh ketegangan, mengungkap kisah nyata salah satu sultan paling ambisius, kontroversial, dan visioner dalam sejarah India abad pertengahan.
Lahir sebagai Ali Gurshasp, keponakan dari Sultan Jalaluddin Khalji, Alauddin tumbuh di jantung kekuasaan Delhi Sultanat yang tengah bergolak. Dari seorang menantu istana, ia menjelma menjadi seorang penguasa mutlak yang mengguncang batas kekaisaran. Dengan kecerdikan luar biasa, ia menggulingkan pamannya sendiri, menguasai tahta, dan menata ulang wajah India Utara dengan tangan besi.
Di bawah bayang-bayang ancaman Mongol yang haus darah, Alauddin tidak hanya bertahan—ia melawan dan menang. Dikenal sebagai "Sang Penjegal Mongol", ia memimpin pasukannya dalam serangkaian pertempuran brutal yang mempertahankan kemerdekaan Delhi dari kehancuran. Namun kekuatan sejatinya bukan hanya di medan perang. Ia juga arsitek reformasi ekonomi radikal, pengatur pasar yang kejam, dan dalang sistem militer baru yang membuat lawan gentar.
Dibalik tembok istana, intrik keluarga, pengkhianatan, dan perebutan kekuasaan mewarnai hari-hari terakhirnya. Dari para istri yang saling berebut pengaruh, hingga para anak yang dijadikan pion dalam pertarungan warisan, kisah Alauddin tak hanya tentang perang dan politik, tetapi juga tentang kesendirian seorang raja dalam kekuasaan mutlak.
Ditulis berdasarkan sumber primer abad ke-14 seperti Tarikh-i-Firuz Shahi dan dianalisis melalui pandangan sejarawan modern seperti Peter Jackson, Irfan Habib, dan Satish Chandra, buku ini adalah karya naratif sejarah mendalam yang akan memikat pecinta sejarah, pembaca fiksi politik, dan pencinta kisah kepemimpinan penuh strategi.
Sebuah novel dokumenter sejarah yang memukau dan penuh ketegangan, mengungkap kisah nyata salah satu sultan paling ambisius, kontroversial, dan visioner dalam sejarah India abad pertengahan.
Lahir sebagai Ali Gurshasp, keponakan dari Sultan Jalaluddin Khalji, Alauddin tumbuh di jantung kekuasaan Delhi Sultanat yang tengah bergolak. Dari seorang menantu istana, ia menjelma menjadi seorang penguasa mutlak yang mengguncang batas kekaisaran. Dengan kecerdikan luar biasa, ia menggulingkan pamannya sendiri, menguasai tahta, dan menata ulang wajah India Utara dengan tangan besi.
Di bawah bayang-bayang ancaman Mongol yang haus darah, Alauddin tidak hanya bertahan—ia melawan dan menang. Dikenal sebagai "Sang Penjegal Mongol", ia memimpin pasukannya dalam serangkaian pertempuran brutal yang mempertahankan kemerdekaan Delhi dari kehancuran. Namun kekuatan sejatinya bukan hanya di medan perang. Ia juga arsitek reformasi ekonomi radikal, pengatur pasar yang kejam, dan dalang sistem militer baru yang membuat lawan gentar.
Dibalik tembok istana, intrik keluarga, pengkhianatan, dan perebutan kekuasaan mewarnai hari-hari terakhirnya. Dari para istri yang saling berebut pengaruh, hingga para anak yang dijadikan pion dalam pertarungan warisan, kisah Alauddin tak hanya tentang perang dan politik, tetapi juga tentang kesendirian seorang raja dalam kekuasaan mutlak.
Ditulis berdasarkan sumber primer abad ke-14 seperti Tarikh-i-Firuz Shahi dan dianalisis melalui pandangan sejarawan modern seperti Peter Jackson, Irfan Habib, dan Satish Chandra, buku ini adalah karya naratif sejarah mendalam yang akan memikat pecinta sejarah, pembaca fiksi politik, dan pencinta kisah kepemimpinan penuh strategi.
#1
Pendahuluan
#2
Bab 1: Dari Ali Gurshasp ke Alauddin: Lahirnya Ambisi di Tengah Kekuasaan
#3
Bab 2 — Kudeta di Karra: Pembunuhan Jalaluddin dan Jalan Menuju Takhta
#4
Bab 3 — Membangun Tahta dari Ketakutan: Konsolidasi Kekuasaan dan Ancaman Mongol Pertama
#5
Bab 4 — Pasar yang Tunduk: Revolusi Ekonomi dan Pengendalian Harga Alauddin
#6
Bab 5 — Pertempuran Kili: Saat Mongol Mengetuk Gerbang Delhi
#7
Bab 6 — Tentara Sultan: Membangun Militer Profesional Pertama di India
#8
Bab 7 — Menaklukkan Gujarat: Lahirnya Panglima dari Utara
#9
Bab 8 — Menuju Selatan: Ekspedisi Besar ke Deccan Dimulai
#10
Bab 9 — Menaklukkan Warangal dan Dwarasamudra: Pedang Sultan Menyapu Selatan
#11
Bab 10 — Puncak Kekuasaan: Sultan yang Menjadi Negara
#12
Bab 11 — Wafatnya Sang Bayangan Tuhan: Kekosongan di Takhta Delhi
#13
Bab 13 — Mubarak Shah: Warisan Ayah dan Bayang-Bayang Kejatuhan
#14
Bab 14 — Kudeta Khusrau Khan: Ular di Taman Sultan
#15
Bab 15 — Ghazi Malik Tughluq: Bara di Antara Abu Khalji
#16
Bab 16 — Warisan Alauddin: Sistem Besi yang Mengubah Wajah Delhi
#17
Bab 17 - Penutup: Bayang-Bayang Alauddin di Gerbang Zaman
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
592
Tentang Penulis
Ariel Athahudan Pratama
-
Bergabung sejak 2025-06-18
Telah diikuti oleh 21 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari 15,318 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Kolecer & Hari Raya Hantu
Mizan Publishing
Novel
DI MALAM TAHUN BARU
ken fauzy
Novel
Alauddin Khalji: Sang Penjegal Mongol
Ariel Athahudan Pratama
Novel
Satru Mataram [Sepasang Pendekar Pedang Cinta]
Sri Wintala Achmad
Novel
Jejak di Bawah Langit Merah
Dedimas Aldhitto
Novel
Anak Asuh Bernama Indonesia (DAUR I)
Bentang Pustaka
Skrip Film
ljlj
John Doe1
Novel
Pemimpin yang Mengorbankan Negaranya.
agung sulistiono
Novel
Pirates and Emperors
Bentang Pustaka
Novel
Kisah Tak Berujung
Savana Radiani
Novel
Catatan Orang-Orang Linglung
Eza Budiono
Novel
Berjuang di tanah rantau
Bentang Pustaka
Novel
Lakon Terakhir
Omius
Novel
Benteng Terakhir Pernikahan
Alexa Rd
Novel
UMBRA
Dina prayudha
Rekomendasi