FADE IN:
INT. SMAN 5 PURWOKERTO - KANTIN SEKOLAH - SIANG
Eka sedang bercengkrama dengan Samsul remaja, terlihat mereka memakan gorengan, Eka pisang goreng sedangkan Samsul remaja bakwan.
Manto, Arif dan Rohmat pun terlihat sedang mengobrol dan menyantap mendoan serta dage. Manto memakan dage, sedangkan Arif serta Rohmat sedang melahap mendoan. Dari pembicaraan mereka sedang membahas piala dunia 1986.
Ono (16 tahun) tiba-tiba berlari tergopoh-gopoh ke dalam kantin, ia menanyakan keberadaan Eka pada seorang murid.
ONO
(dengan nafas ngos-ngosan)
Murid tersebut pun menunjukn ke arah Eka dan Samsul remaja yang sedang makan gorengan.
Ono langsung menghampiri Eka dan Samsul remaja. Ia berkata pada Eka,
ONO
EKA
ONO
Eka terlihat cemas, panic attack nya timbul.
Rohmat memperhatikan, ia berkata pada Arif dan Manto,
ROHMAT
Arif dan Manto pun ikut memperhatikan Eka yang mulai panik.
ARIF
MANTO
Tiba-tiba Manto berpikir dan bertanya.
MANTO (CONT’D)
ROHMAT
MANTO
ARIF
MANTO
ROHMAT
ARIF
Eka meninggalkan kantin dengan panic attack yang sedang menguasai tubuhnya, Samsul remaja mengikuti di belakangnya, ia melihat tangan Eka bergetar halus dan menetes keringat dari tangannya, raut wajah Samsul remaja cemas.
Ono mengikuti langkah Eka keluar kantin, Rohmat, Manto dan Arif pun ikut melangkah keluar kantin untuk mengikuti Eka.
CUT TO:
INT. SMAN 5 PURWOKERTO - RUANG PERPUSTAKAAN - SIANG
Eka dalam keadaan panic attack, ia meletakkan gagang telepon di telinganya, ia gemetar, kemudian terdengar suara Mulyono (40 tahun)
MULYONO (O.S)
EKA
MULYONO (O.S)
EKA
MULYONO (O.S)
EKA
MULYONO (O.S)
EKA
MULYONO (O.S)
EKA
MULYONO (O.S)
EKA
MULYONO (O.S)
EKA
MULYONO (O.S)
EKA
MULYONO (O.S)
EKA
Terdengar suara telepon ditutup, kamera menzoom in telinga dimana Eka meletakkan gagang telepon dimana tangan Eka gemetaran, kemudian kamera menzoom out, terlihat ekspresi Eka yang seperti kelelahan, tiba-tiba terdengar suara tertawa para murid, Eka terdiam sesaat dan panic attacknya makin kuat, ia keluar dari ruang perpustakaan.
EXT. SMAN 5 PURWOKERTO - DEPAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH - SIANG
Eka melihat beberapa anak perempuan sedang istirahat mata pelajaran olahraga, mereka tertawa, Eka mematung sesaat, raut wajahnya kusam dan lemas, kemudian dia berbelok dan berjalan.
INT. SMAN 5 PURWOKERTO - KELAS IIA - SIANG
Moko (16 tahun) melihat keluar jendela, kamera P.O.V Eka yang dari P.O.V jendela nampak sedang berjalan, nampak Eka panic attack berat, ia berkeringat.
MOKO
Keseluruhan kelas disorot.
SUDOMO
MURID-MURID KELAS IIA KECUALI SAMSULE REMAJA
ONO
RAHMAT
SUDOMO
MURID-MURID KELAS IIA KECUALI SAMSUL REMAJA
RAHMAT
TRIANI
ONO
SUDOMO
(nada sarkas)
Tiba-tiba Triani menyaut,
TRIANI
Semua murid tertawa terbahak-bahak kecuali Samsul remaja dan Ono, Ono lebih ke tertunduk karena salah tingkah.
Arif melihat Eka memasuki kelas.
ARIF
RAHMAT
Moko mendekati Eka yang wajahnya pucat serta berkeringat dan masih panic attack, ia menyapa Eka.
MOKO
EKA
ARIF
SUDOMO
Murid-murid tertawa, kita fokus pada Sudomo yang gesturnya mengejek. Lalu fokus kembali ke Moko dan Eka.
MOKO
Wajah Eka pucat, tak siap dengan pertanyaan Moko.
EKA
ONO
RAHMAT
ARIF
TRIANI
SUDOMO
Arif membalas ke Sudomo dengan nada kesal.
ARIF
SUDOMO
ARIF
Murid-murid tertawa, Triani tertawa sambil menutupi mulutnya, Samsul remaja terlihat memalingkan muka.
Fokus kembali pada Eka dan Moko.
MOKO
SUDOMO
MURID-MURID KELAS IIA KECUALI SAMSUL REMAJA
MOKO
Moko menunjukkan kertas dengan coretan pulpen nama dirinya serta nomor telepon didalamnya.
Bersamaan dengan saat Moko menyerahkan kartu nama asal buat ke tangan Eka, Sudomo berseloroh,
SUDOMO (O.S)
Dan disaat yang sama terdengar celetukan Triani,
TRIANI (O.S)
Lalu suara Arif membalas celetukan Triani,
ARIF (O.S)
Moko berpura-pura dirinya lupa.
MOKO
Ia melanjutkan,
MOKO (CONT’D)
Eka terkejut, panic attack akibat kecemasannya makin tinggi, tiba-tiba terdengar suara kentut yang tidak bisa ditahan, bunyinya sangat panjang dan agak lama, setelah suara kentut berakhir Eka segera berlari dari ruang kelas, murid-murid tertawa keras kecuali Samsul Remaja.
SUDOMO
ARIF
ONO
TRIANI
Semua murid kecuali Samsul remaja tertawa, Samsul Remaja memperhatikan keluar jendela, ia sedang melihat Eka berlari ke arah toilet dimana kamera mem-P.O.V Eka yang sedang berlari ke arah toilet dari jendela yang dipandang oleh Samsul Remaja.
Samsul Remaja menaruh kepalanya di tangan yang ia letakkan di meja, ia memejamkan mata, kamera menzoom-out secara perlahan sehingga kita bisa melihat ruang kelas dengan lebih luas dimana kamera berfokus pada papan tulis yang sedang dibersihkan Rahmat.
Bersamaan dengan itu kita dengar celetukan Arif yang dibalas dengan ketus oleh Triani.
ARIF (O.S)
TRIANI (O.S)
CUT TO:
EXT. DEKAT GERBANG SMAN 5 PURWOKERTO - SIANG
Eka berdiri dekat gerbang sekolah, sekolah sudah sepi, Samsul remaja yang baru keluar sekolah kaget melihat Eka.
SAMSUL REMAJA
EKA
SAMSUL REMAJA
EKA
SAMSUL REMAJA
EKA
Samsul remaja terdiam kikuk.
EKA (CONT’D)
SAMSUL REMAJA
EKA
(nada meninggi kesal)
SAMSUL REMAJA
EKA
Samsul Remaja berlalu pergi, wajah Eka tampak kesal, dengan kesal Eka memperhatikan Samsul Remaja yang mulai naik angkot. Samsul remaja duduk di angkot yang sesak, angkot melaju dan Eka masih memperhatikan, ia melihat ke arah angkot yang mulai berjalan. Ia memperhatikan dengan kesal.
CUT TO:
EXT. RUMAH KELUARGA SAMSUL REMAJA - RUANG LESEHAN DEPAN RUMAH - MALAM
Eka memakan muntul goreng dengan gugup, ia menunduk, disampingnya duduk Wahyono (43 tahun) ayah Samsul, terlihat pula Samsul Remaja yang sedang menyeruput sirop jeruk, mereka lesehan di tikar, terlihat budin goreng, muntul goreng juga pisang goreng terhidang di tikar. Wahyono nampak sedang mengajak Eka mengobrol. Kita dengar Wahyono berkata,
WAHYONO
Wahyono melanjutkan kata-katanya sambil tertawa,
WAHYONO (CONT’D)
Eka terdiam menunduk, tersenyum dan manggut-manggut.
WAHYONO (CONT’D)
Eka tersenyum lagi, sambil manggut-manggut ia mengambil sirup dan menyeruputnya. Eka kemudian menatap jam di dinding, sudah pukul 8 malam lebih 30 menit, dengan gagap Eka berkata,
EKA
WAHYONO
EKA
WAHYONO
EKA
Wahyono bangkit berdiri, begitupun Eka diikuti oleh Samsul Remaja. Lalu datang dari arah dapur Mary (39 tahun) ibu Samsul. Ia berkata,
MARY
EKA
MARY
EKA
Samsul remaja ke belakang, beberapa saat kemudian dia muncul dan sudah memakai helm dan menenteng satu helm, ia memberikan helm satunya pada Eka.
SAMSUL REMAJA
EKA
Eka kemudian berkata pada kedua orang tua Samsul,
EKA
WAHYONO & MARY
WAHYONO
Eka memakai helm dan melangkah menuju motor, terdengar suara motor berderu, Wahyono dan Mary memperhatikan, beberapa saat kemudian terdengar motor melaju, sambil memperhatikan mereka mengobrol kecil,
MARY
WAHYONO
MARY
WAHYONO
MARY
WAHYONO
MARY
WAHYONO
MARY
WAHYONO
MARY