Terdengar sayup... jerit tangsimu
Di ruang reruntuhan sunyi
Tergema isak tangismu
Menggetarkan sukma sanubari
Ku mencoba melangkah
Melambaikan gemulai lenganku
Walau tangismu makin menggema
Agar ku tak lagi goyah
Agar hati ini mantap tuk meninggalkanmu
Ku telusuri duri dari langkahku
Harap tangismu cepat berlalu... Tapi...
Makin jah ku ayunkan langkahku
Semakin jelas nyaring tangismu
Layangkan rindu...
Ku ayunkan gontai langahku
Menelusuri liku-liku kehidupan
Menjelajahi isi bumi
Namun Nur itu belum juga tampak
Ku terdiam tertunduk pilu
Saat hati ini menuntunku tuk menghadap-Mu
Dan akhirnya
Aku pun bersimpuh
Lewat guratan ayat-ayat Mu
Ku alunkan doa rindu
Rindu pada Nur Mu Ya Rabb
Nur yang menerangi perjalanan hidup
Menuju Surga Mu yang Maha Agung....