Disukai
2
Dilihat
19
Berhenti Untuk Peduli
Puisi

‎Judul: Berhenti Untuk Peduli

‎Genre: Romansa, Thriller Psikologis

‎Type: Splatterpunk, Naratif-Fatalistik

‎Tentang Apa?

‎Kisah seseorang yang tidak bisa melupakan mantannya karena tempat kenangan mereka, sehingga terjadilah tragedi.

‎(*)

‎Kafe itu tidak berubah,

‎Masih sama ketika dahulu kita kesana,

‎Pelayan yang sama, dekorasi yang sama,

‎Dan mungkinkah perasaanmu padaku yang masih sama,

‎Tapi itu tak mungkin,

‎Tak mungkin setelah aku meremas perasaanmu,

‎Dan kau pergi, menyisakan tetes air mata.

‎(Coda 1)

‎Sudah sepantasnya dia berhenti untuk peduli,

‎Tak sepantasnya memohon tempat teristimewa padanya,

‎Aku harus membuang diriku jauh-jauh.

‎(**)

‎Saat sampai ke rumah,

‎Kupandangi sofa tempat dulu kita bercumbu,

‎Fotomu tidak pernah kubuang,

‎Mencium keningku,

‎letaknya persis di sebelah tempat kenangan.

‎Kisah remaja kita dulu,

‎Menina-bobokan aku.

‎(Coda 2)

‎Haruskah aku berhenti untuk peduli?

‎Untuk tidak pernah melewati kafe itu lagi?

‎Aku tak pernah siap melemparkan diriku jauh-jauh darimu.

‎(***)

‎Jam 5 sore aku pulang dari kantorku,

‎Haruskah aku jalan lurus atau berbelok melewati kafe itu?

‎Hingga aku melihat kau sedang berjalan mendekatiku,

‎Kau tak peduli atau tak melihatku,

‎"Apakah dia berhenti untuk peduli?"

‎Hatiku pun teriris saat kau melirikku dan memberikan senyum sinis,

‎Aku berlari, menusukmu sampai mati,

‎dan aku menyembelih leherku sendiri.

Suka
Favorit
Bagikan