Genre → Drama Sedang Berlangsung
Broken Partita
Mulai membaca
Blurb
Tiga kehidupan berbeda, dua etnis berbeda, tampil bersama. Disatukan dalam sebuah bangunan bernama rumah sakit. Bangunan putih penuh suara isak tangis dan jerit kesakitan itu menyatukan mereka.
Abi Assegaf, pebisnis dan pemimpin perusahaan berdarah Arab yang mencintai dunia broadcasting. Lama bercerai dengan istrinya dan jauh dari anak kandungnya sendiri, ia mengadopsi pemuda yang menjadi salah satu penyiar di radio miliknya. Sayangnya, pemuda tampan itu menderita Granulomatosis Wegener. Abi Assegaf merawat pemuda yang berbeda etnis itu dengan penuh kasih. Sampai akhirnya, ada sesuatu yang dilupakannya. Ia lupa sisa waktunya.
Calvin, seorang blogger berdarah Tionghoa dan anak pengusaha yang kesepian. Ia divonis mengidap Leukemia dan terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit.
Adica, penyiar rupawan keturunan Tionghoa anak adopsi Abi Assegaf. Awal berkarier menjadi penyiar, ia terkena Granulomatosis Wegener. Kemoterapi jalan satu-satunya untuk menyembuhkan penyakit itu, meski Granulomatosis Wegener bukanlah jenis kanker.
Tiga pria dengan kehidupan berbeda itu bertemu. Saling berbagi rasa, kasih, kesakitan, dan duka di rumah sakit. Kelak, sebuah benang merah mempertemukan mereka dalam rantai kehidupan yang sama.
Seiring berjalannya waktu, terungkap jika Adica adik kandung Calvin. Namun ia telah berjanji untuk selalu ada di samping Abi Assegaf. Terlebih, saat itu Abi Assegaf didiagnosis terkena kanker paru-paru. Terpaksa Calvin harus menerima kenyataan adik kandungnya tinggal bersama orang lain. Ia mencoba belajar merelakan, walau tak mudah.
Selain kisah perjuangan ketiga pria beda etnis, novel ini juga menyajikan kisah cinta berlandaskan perbedaan antara Abi Assegaf dan Benita, mantan istrinya. Mulanya, Benita seorang Katolik. Lalu ia memeluk Islam. Umur pernikahan tak lama, Abi Assegaf dan Benita bercerai. Mereka kembali rujuk saat Abi Assegaf mulai sakit.
Kisah cinta Adica dan Anya Assegaf, anak kandung Abi Assegaf pun terangkat. Dua hati meragu. Mereka saling mencintai. Namun mereka terkatung-katung dalam status ambigu.
Tokoh Utama
Abi Assegaf
Adica Wirawan Assegaf
Anya Assegaf
Benita Assegaf
Calvin Wan
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
16
Dibaca
3k
Tentang Penulis
princess bermata biru
Maurinta, lahir tanggal 9 September 1997. Penulis pernah aktif di organisasi Paduan Suara Mahasiswa. Gadis penyuka warna putih yang tertarik pada isu rasisme dan toleransi pluralisme. Ia menyabet penghargaan Penulis Muda Terbaik dari Serikat Perusahaan Pers dan Kementerian BUMN dalam Kompetisi Debat dan Menulis Kementerian BUMN 2014. Pada tahun 2017, penulis menjadi pemakalah di Seminar Nasional Badan Bahasa Kemdikbud. Di tahun yang sama, penulis pernah menjadi pengisi acara dalam program Kabar Islam TV One. Tahun berikutnya, penulis pernah menjadi co-host dalam program Suara Difabel RRI Pro 1 Bandung dan bintang tamu dalam talk show Dunia Wanita. Penulis juga mantan penyiar cilik di 94,3 Bercahaya FM sebagai pembawa acara "Aksis Kecil". Oktober 2018, penulis menerbitkan jurnal di SSRN berjudul "Slanting Eyes, Blue Eyes, and Views About non-native in Kompasiana.com: Critical Discourse Analysis". Alumni DJ Arie Broadcasting School itu menggarap proyek sandiwara radio satu episode bertajuk Rahasia 17 April di RRI Pro 1 Bandung di awal 2019. Novelnya, The Chosen Lady, diterbitkan Stiletto tahun 2017. Buku-bukunya antara lain Kematian Tak Mengakhiri Cinta (Nulisbuku, 2011), Please Don"t Leave Me, My Brother (Mizan Publishing, 2012), I Love You Because Allah (Mizan Publishing, 2014), Akan Ada Akhir (Mizan Publishing, 2014), Teman Kecilku (BLBI, 2015), The Angel"s Melody (CV Lentera Abadi, 2016), The Chosen Lady (Stiletto Indiebook, 2017), Dear Malaikat Izrail (Benito Publisher, 2019), Mata Pengganti (AT Press, 2019) dan Cahaya Di Langit Itu (Jentera Pustaka, 2020), Voice (AT Press, 2020). Menyusul buku berikutnya, Mata Pengganti terbit di AT Press. Calvin, Jose, Alea (segera terbit di AT Press). Novel lainnya yang akan terbit pula berjudul Retret, Rest, Love (akan diterbitkan oleh Benito Publisher), Dekade (segera terbit di Our Suhamedia), dan Surat-Surat Gabriel (akan terbit di Salampedia). Saat ini penulis aktif menulis di www.kompasiana.com/latifahmaurintawigati. Gadis bermata biru ini menjadi nomine best fiction Kompasiana Awards 2019 dan awardee LPDP. Ia penyuka modeling, pernah mengikuti Snandung Mokkalatte, Putra-Putri Bumi Siliwangi, dan menjadi salah satu model peraga busana kain serat pewarna alam dalam pameran Empu di Collabox Creative Hub 2020. Penulis dapat dihubungi melalui e-mail l.maurinta.wigati@gmail.com.
Bergabung sejak 2020-05-30
Telah diikuti oleh 363 pengguna
Sudah memublikasikan 11 karya
Menulis lebih dari 365,349 kata
Rekomendasi