Daftar isi
#1
Halo, SMA Punca Prawira!
#2
Dia, Mahaprana Aditya
#3
Cerita Latihan Dasar Hari Pertama
#4
Cerita Latihan Dasar Hari Kedua
#5
Hari Pertama Menjadi Gangsa
#6
Suara-Suara Sumbang
#7
Dukungan Dari Senior
#8
Hari Sial!
#9
Ketua Osis Baru
#10
Simbiosis Mutualisme
#11
Pelayaran Hasil Simbiosis
#12
Naik ke Selaka!
#13
Ujian Kenaikan Taekwondo
#14
Cerita Bersama Bunda
#15
Lengsernya Bang Iskandar
#16
Perjodohan Berhasil!
#17
Petualangan Baru
#18
Luvina?
#19
Adit si Asal Bunyi
#20
Boleh Berdamai?
#21
Turnamen Perdana
#22
Akhirnya, Kencana!
#23
Junior Mak Comblang
#24
Mengejar Masa Depan
#25
Berkas yang Menumpuk!
#26
Pertarungan Dimulai!
#27
Hari Kelulusan
#28
Gugur
#29
Cerita Lama Bersemi Kembali
#30
Adit Diasingkan!
#31
Dukungan dari Pulau Kalimantan
#32
Hasil Akhir
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#7
Dukungan Dari Senior
Bagikan Chapter
Palet = Kepala Leting, Walet = Wakil Leting. Kedua jabatan ini saling bergandengan untuk mengurusi masing-masing angkatan mulai dari administrasi (absen, daftar ulang, dsb), pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan kelengkapan anggota, juga penindakan pertama saat pelanggaran. Mereka juga berkewajiban melaporkan segala keadaan anggota kepada OSIS untuk kemudian dilaporkan pada Kepala Sekolah.
Dewan Khusus (Desus) = dewan 'bawah tanah' yang katanya dibentuk untuk memata-matai siswa yang dikabarkan melakukan pelanggaran. Jika benar, Desus akan melakukan tugasnya (sesuai yan dijelaskan Prince), kalau tidak valid berarti tugas Desus selesai. Tidak ada pemecatan ataupun perekrutan secara terbuka karena dipilih langsung oleh yayasan menggunakan sistem culik. Bahkan sesama anggota pun tidak tahu siapa saja yang terpilih karena ada ketentuan khusus setiap mereka melakukan pertemuan. Sebagai penghargaan, mereka akan mendapatkan lencana pada semester 5 yang boleh digunakan saat upacara kelulusan saja. Selain itu, mereka juga mendapatkan rekomendasi berbentuk sertifikat untuk menempuh pendidikan dimanapun yang mereka inginkan.
Dewan Khusus (Desus) = dewan 'bawah tanah' yang katanya dibentuk untuk memata-matai siswa yang dikabarkan melakukan pelanggaran. Jika benar, Desus akan melakukan tugasnya (sesuai yan dijelaskan Prince), kalau tidak valid berarti tugas Desus selesai. Tidak ada pemecatan ataupun perekrutan secara terbuka karena dipilih langsung oleh yayasan menggunakan sistem culik. Bahkan sesama anggota pun tidak tahu siapa saja yang terpilih karena ada ketentuan khusus setiap mereka melakukan pertemuan. Sebagai penghargaan, mereka akan mendapatkan lencana pada semester 5 yang boleh digunakan saat upacara kelulusan saja. Selain itu, mereka juga mendapatkan rekomendasi berbentuk sertifikat untuk menempuh pendidikan dimanapun yang mereka inginkan.
Chapter Sebelumnya
Chapter 6
Suara-Suara Sumbang
Chapter Selanjutnya
Chapter 8
Hari Sial!
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Flash
Palopomoromisme
Novel
Sembilan Bulan Diganggu Setan
Flash
MILIARAN KESADARAN MANUSIA YANG MENGELANA DI ANGKASA
Flash
Adera Lina
Novel
Wajah Bumi
Flash
Jangan Dimakan!
Cerpen
Menuju Jalan Keluar
Novel
Cherwoni
Cerpen
ALI DAN ILMU
Flash
PEREMPUAN YANG BERSAMAKU
Novel
Killer Bunny
Cerpen
Bayangan di Balik Jendela
Cerpen
Rahmat Anti-Feminis
Flash
Ketika Bapak Memanggil
Komik
RAJA BORNEO
Cerpen
Si Jomblo yang Beruntung
Cerpen
Tujuh Daun Bidadari
Novel
Cerita Hidup Irawan Bersaudara
Cerpen
Bakso dan Basa-basi: juru cuci mangkuk yang mendadak panik
Novel
SAMPAI NANTI SAATNYA TIBA