SOKA: Air Mata Api
#14
Gorengan, Darah, dan Sebuah Harga Diri
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Tunggul seekor gagak yang legam bulunya seolah mampu menelan cahaya malam melayang rendah dengan kepakan sayap yang berat Ia mendarat di atas atap rumah Adong yang terletak agak terpencil dari pos ronda Dari ketinggian itu matanya yang tajam mengawasi Didin yang berjalan santai menuju rumah tersebut Sang gagak kemudian memekik dua kali sebuah tanda yang membelah sunyiKAAKK KAAKKSoka yang masih berdiri mematung di samping pohon randu di seberang jalan depan pos ronda menoleh ke ara
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp35.000
atau 35 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 13
Perjamuan Para Mangsa
Chapter Selanjutnya
Chapter 15
Maut Dibalik Tawa dan Meja Makan
Sedang Dibicarakan