Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#2
BAB 2: AROMA KOPI DAN ISAK TANGIS
Bagikan Chapter
Aroma Kopi Mendingin: Simbol dari harapan yang terbengkalai atau suasana rumah yang kehilangan kehangatan komunikasinya.
Beban Timah: Perubahan metafora kelereng dari kaca (yang ringan dan indah) menjadi timah (yang berat dan kelam) menggambarkan rasa bersalah Lana yang mendalam.
Harapan yang Tercekik: Sebuah kondisi psikologis di mana seseorang merasa tertekan bukan oleh kebencian, melainkan oleh ekspektasi orang tercinta yang sulit dipenuhi.
Beban Timah: Perubahan metafora kelereng dari kaca (yang ringan dan indah) menjadi timah (yang berat dan kelam) menggambarkan rasa bersalah Lana yang mendalam.
Harapan yang Tercekik: Sebuah kondisi psikologis di mana seseorang merasa tertekan bukan oleh kebencian, melainkan oleh ekspektasi orang tercinta yang sulit dipenuhi.
Chapter Sebelumnya
Chapter 1
BAB 1: KELERENG DI TENGGOROKAN
Chapter Selanjutnya
Chapter 3
BAB 3: LABIRIN KORIDOR
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
DUKA SERENA
Cerpen
Stok Ekstrasabar
Flash
20
Novel
SADLOVE
Cerpen
Jalan Buntu 404
Novel
Elang Angkasa: The Beginning
Novel
Mereka yang Dipanggil Monster
Cerpen
Butuh Healing gara gara Healing
Cerpen
Kisah dari Piring Kotor : Tulang Ikan dan Sekelompok Semut
Cerpen
Kuburan Laut Buton
Flash
Disemayamkannya Pelacur Gila Itu
Flash
Otak
Cerpen
Kisah Maling yang Tolol
Flash
Caffeine Anecdote (Membicarakan Adam 9)
Cerpen
Mencintaimu Dalam Diam
Cerpen
REKAMAN TERAKHIR
Flash
Karena Takdir
Novel
Hai Bos
Novel
Burger Baper dan Kopi Kapal Nestapa
Cerpen
Tujuh Puncak & Dua Priaku