SIMFONI DI BALIK BOTOL KACA.
P12
#1
BAB 1: KELERENG DI TENGGOROKAN
Bagikan Chapter
  • Bookmark Paragraf ini
  • ​Toples/Botol Kaca di Leher: Sebuah metafora psikologis yang dirasakan Lana untuk menggambarkan kondisi Selective Mutism—hambatan kecemasan yang membuat seseorang tidak mampu berbicara dalam situasi sosial tertentu meskipun memiliki kemampuan fisik untuk bicara.
    ​Kelereng Kata: Personifikasi dari kosakata atau kalimat yang dipikirkan Lana; menggambarkan betapa padat dan "beratnya" pikiran yang tidak tersampaikan.
    ​Sinestesia: Kondisi yang dialami Lana di mana indra-indranya saling terhubung secara tidak biasa, seperti "melihat" suara sebagai warna atau "merasakan" aroma sebagai tekstur visual.
    ​Pita Merah: Simbol memori dan satu-satunya "jangkar" emosional Lana terhadap sosok Ayah yang sudah tidak ada.
    ​Kode Dua Ketuk: Bentuk komunikasi non-verbal (bahasa isyarat sederhana) yang dikembangkan sendiri oleh Lana dan Ibunya untuk bertahan hidup dalam keseharian tanpa suara.
    Chapter Sebelumnya
    Daftar Isi
    Kembali ke halaman awal
    Chapter Selanjutnya
    Chapter 2
    BAB 2: AROMA KOPI DAN ISAK TANGIS