#3
Waktu yang Paling Jujur
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Hari beringsut sore dengan pergeseran yang tak terasa Hanya cuitan burung gereja terdengar ribut di pepohonan halaman sekolah yang mengingatkan bahwa hari akan segera usai Cuitan-cuitan pendek tergesa seolah sedang menuntaskan urusan sebelum cahaya benar-benar redup Sesekali suara burung tekukur terdengar jauh dari arah pemukiman berat dan berulang menjadi penanda bahwa siang telah melepas genggamannya Matahari turun perlahan seolah sedang mempertimbangkan apakah ia benar-benar ingi
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp10.000
atau 10 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 2
Ruang BK dan Luka yang Berulang
Chapter Selanjutnya
Chapter 4
Sesuatu bisa dirubah
Sedang Dibicarakan