Daftar isi
#1
Siang yang Dipilih
#2
Ruang BK dan Luka yang Berulang
#3
Waktu yang Paling Jujur
#4
Sesuatu bisa dirubah
#5
Remaja Berhati Batu
#6
Sebuah Laporan
#7
Waktu tak bisa diperbaiki
#8
Mata Rantai
#9
Nama yang mengganggu
#10
Panggilan yang ditunda
#11
Teguran
#12
Pertemuan membawa sesak
#13
Taman Sekolah
#14
Keputusan yang merubah
#15
Pertemuan yang mendamaikan
#16
Danang!
#17
Sesuatu yang tak terpikirkan
#18
Melindungi adalah sebuah pilihan
#19
Kabar dari adik
#20
Sore yang tak pernah hilang
#21
Hidup tanpa mengulang
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#18
Melindungi adalah sebuah pilihan
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Pagi datang seperti pagi-pagi sebelumnya Sangat biasa namun Sekar merasakan tubuhnya sangat berat seperti menyimpan sisa-sisa hari kemarin di setiap sendi dan ototnyaSekar tiba di sekolah saat bel pelajaran pertama belum berbunyi Halaman masih lengang hanya beberapa murid yang berjalan santai dengan tas disampirkan seadanya Ia melangkah melewati koridor menuju ruang BKRuang itu menyambutnya dengan bau kertas dan lembap Sekar menaruh tas duduk di kursinya dan kembali meregangkan ot
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp30.000
atau 30 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 17
Sesuatu yang tak terpikirkan
Chapter Selanjutnya
Chapter 19
Kabar dari adik
Sedang Dibicarakan
Flash
SHIKI -Tanda Kepemilikan- pt.2
Kosong/Satu
Novel
Bronze
LUKA
krasivaya
Cerpen
Bronze
Her Prayer
Tantan
Novel
Bronze
GENTA PARAHYANGAN: SENANDUNG DARAH DI ATAS TANAH TUMAPEL
Ahmada45
Flash
Hadiah untuk Pengkhianat
Nurai Husnayah
Novel
Bronze
Lenting
A.R. Rizal
Cerpen
Bronze
Menahan Diri Dari Maksiat
Yovinus
Cerpen
Artificially Yours
Fidiya Sharadeba
Cerpen
Bronze
JAWAB NURANI
Alif Lambang
Novel
Gold
From Ears To Heart
Bentang Pustaka
Cerpen
Gila Hormat
Hilwa Taqiyya
Novel
Bronze
Dear Honey
Nengshuwartii
Novel
Bronze
FRIENDZONE
Nopi ayu nika S.
Novel
Bronze
The Legend of Nyai Rambut Kasih
Hanna The
Novel
SETIAP WAKTU ADALAH KENANGAN
Linda Fadilah
Flash
Tumbal Tambal
SURIYANA
Novel
Bronze
Sambat
Auntie FënRîR
Cerpen
Bronze
Karma Tidak Pernah Tersesat
Moh. Sudah
Cerpen
Pukul 11 Malam di Peron Stasiun (POV 2)
E. N. Mahera
Flash
Di Lampu Merah Itu
Elkanara K.