Daftar isi
#1
1. Coba Untuk Cerita
#2
2. Kehidupan yang Terus Berputar
#3
3. Semua Salah!
#4
4. Perjuangan Hebat Mereka
#5
5. Rumah Sederhana
#6
6. Lintah Darat
#7
7. Tidak Sesuai Ekspektasi
#8
8. Pondasi Rumahku Selalu Hancur
#9
9. Ibu, Apakah Aku Berharga?
#10
10. Pendaftaran Sekolah
#11
11. Hari Pertama Hidupku Hancur
#12
12. Bila Ibu Pergi?
#13
13. Hilang Arah Tujuan
#14
14. Manusia Butuh Pertolongan
#15
15. Panti Asuhan
#16
16. Ibu Selalu Memberikan Pelukan
#17
17. Kejutan yang Tidak Aku Harapkan
#18
18. Wanita Angkuh
#19
19. Sifat Buruk Manusia
#20
20. Kabar Baik
#21
21. Suara Misterius
#22
22. Perempuan Berambut Panjang
#23
23. Nenek Tua Menyeramkan
#24
24. Antrian Obat
#25
25. Terima Kasih Nadia
#26
26. Harus Mengerti Segalanya
#27
27. Cermin yang Menyeramkan
#28
28. Tenggelam Dalam Kasur Tidur
#29
29. Bersama Mimpi Buruk
#30
30. Semua Orang Menaruh Harapan Padaku
#31
31. Perasaan Terpendam
#32
32. Ketakutan Seorang Pengangguran
#33
33. Terpaksa Menjadi Dewasa
#34
34. Tetap Buruk Bagi Orang Lain
#35
35. Menjadi Benda Mati
#36
36. Mencari Pekerjaan Baru
#37
37. Ketakutan Itu Kembali
#38
38. Utang Baru
#39
39. Aku Terluka Bu
#40
40. Karya yang Tidak Dihargai
#41
41. Menampung Semua Cerita
#42
42. Lelah Mengurus Aku
#43
43. Ibu Lelah Gin!
#44
44. Lupa Ingatan
#45
45. Semua Hanya Sementara
#46
46. Kenapa Ujiannya Seberat Ini?
#47
47. Bangkit Dari Keterpurukan
#48
48. Keajaiban Telah Datang (End)
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#39
39. Aku Terluka Bu
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Mengingat bagaimana permintaan ibunya tadi terus saja memenuhi pemikirannya Dia ingin sekali menolak tetapi Ginanti takut jika ibunya marah terhadap dirinya Dia juga takut jika keluarganya akan mati kelaparan Ginanti tidak mau masa lalunya terulang kembali dia takut kembali seperti dulu lagi sang ibu yang penuh dengan hutang dan mereka serba kekuranganAku harus apa ucapnya dalam hatiSejak tadi Ginanti tidak henti-henti melihat wajah sang ibu yang sedang memasak Dia melamun menatap wa
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp20.000
atau 20 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 38
38. Utang Baru
Chapter Selanjutnya
Chapter 40
40. Karya yang Tidak Dihargai
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Bronze
StartUp Unit 404
Nurfaizah
Flash
Gentong Berkarat
May Hatte
Novel
Rumah
SavieL
Flash
Bronze
Ragnarok karya Jorge Luis Borges. Penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Tolong Hidup Sampai Aku Mati !
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Cerpen
Tiga Perempuan dan Satu Ranjang
Muhammad Sapril
Flash
Kepingan Malam
Binar Bestari
Flash
Penantian Sebuah Ideologi Sikap
Ellya Kaddams
Cerpen
Bronze
Di Perempatan Kehidupan
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Surat Bahasa Inggris Dari Ratu
Silvarani
Cerpen
Bronze
Tulis!!!
OvioviO
Flash
Bronze
Fotografer Partai dan Calon Istri Muda Bapak
Silvarani
Novel
Bronze
BERDETAK (Berakhir dengan Takdir)
Niti Rahayu
Novel
Menutup Diri
Rida nurtias
Novel
Bukan Cuma Hujan, Langit Pun Menghujam Malam Ini
Annisa Adinda
Cerpen
Bronze
SEVGILI ÇOCUĞUM
Citra Rahayu Bening
Novel
Bronze
Let Me Love You
Miss Sarah
Flash
Bronze
Jenderal Batak di Tanah Parahyangan
Silvarani
Novel
Bronze
My Husband's Lover
Mayang Nisa