Daftar isi
#1
#1 Prelude
#2
#2 Lukisan Awan
#3
#3 Pindah Pengasuhan
#4
#4 Kepulangan Membawa Kenangan
#5
#5 Tangis Kesedihan
#6
#6 Ibu Baru Pilihan
#7
#7 Desas-desus Makin Kejam
#8
#8 Merantau
#9
#9 Pergunjingan Meluas
#10
#10 Kartu Pemancing Amarah
#11
#11 Layang-layang Putus Tali
#12
#12 Siapa Tertipu Siapa Menipu
#13
#13 Skak Mat!
#14
#14 Mahasiswa Berontak
#15
#15 Kemalangan Merundung Duka
#16
#16 Kelamnya Kegersangan
#17
#17 Gapailah Harapanmu
#18
#18 Ritus Perpindahan
#19
#19 Kampung Gedong
#20
#20 Himpitan Kian Menggunung
#21
#21 Bidak Catur Kesayangan
#22
#22 Mantra Pujaan
#23
#23 Pulang Kampung
#24
#24 Pertentangan Meruncing
#25
#25 Bersimpuh Kepada Tuhan
#26
#26 Bisikan Sang Duda
#27
#27 Fitnah dan Zina
#28
#28 Nasehat Perkawinan
#29
#29 Cermin Pembanding
#30
#30 Menguak Persidangan
#31
#31 Menjenguk Keluarga
#32
#32 Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#22
#22 Mantra Pujaan
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Rangun minta diambilkan garam,kunyit,cabai merah panjang. "Ia kemasukan setan! Ada makhluk halus yang mengganggunya.Pasti penunggu di pohon rambutan yang ada di depan rumah kalian ini," kata Rangun.
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp5.000
atau 5 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp35.000
atau 35 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 21
#21 Bidak Catur Kesayangan
Chapter Selanjutnya
Chapter 23
#23 Pulang Kampung
Sedang Dibicarakan
Novel
Teilzeit
Hujan Pemimpi
Flash
KUE 1.. 2.. 3..
Kiki Isbianto
Flash
Hari Ini, Aku Sadar
Ralali Sinaw
Flash
Bronze
Sepiring Nasi Pare
Silvarani
Novel
Gadis Merah
Andam Aulia
Flash
Dear Diriku
Anisah Ani06
Cerpen
Bronze
Memaksa Sebelah Tangan
oldartsywithtech
Novel
Bronze
Wanita di dalam Rubanah
Etzar Diasz
Novel
Maaf Aku Meniduri Ranjangmu
Aji Najiullah Thaib
Cerpen
Suara Butala
bloomingssy
Flash
Lidah Tetangga
Selvi Nofitasari
Flash
Musim Hazelnut
lidia afrianti
Novel
Gold
For Better or Worse
Bentang Pustaka
Novel
Gold
Perikardia
Mizan Publishing
Flash
Maaf Aku Belum Bisa Move On
Aspasya