Daftar isi
#1
CHAPTER 1: Jarak di Antara Kita
#2
CHAPTER 2: Sore, Sinyal, dan Salah Paham
#3
CHAPTER 3: Kantor, Kopi, dan Kekacauan
#4
CHAPTER 4: Dinas, Drama, dan Dua Wanita Paling Menyebalkan
#5
CHAPTER 5: Pengabdian, Pantangan, dan Keajaiban di Tanah Dayak
#6
CHAPTER 6: Malam Panjang di Desa Terpencil
#7
CHAPTER 7: Pasien Ajaib dan Bidan Jelita
#8
Chapter 8: Kedatangan Bidan Dian dan Perubahan di Puskesmas
#9
Chapter 9: Langkah Baru, Harapan Baru
#10
Chapter 10: Rindu, Cemburu, dan Kehebohan di Kampung
#11
Chapter 11: Isyarat yang Mulai Terlihat
#12
Chapter 12: Keruhnya Rasa
#13
Chapter 13: Api Cemburu dan Fitnah
#14
Chapter 14: Intrik di Balik Senyum Manis
#15
Chapter 15: Kata Hati Yasmin
#16
Chapter 16: Kebenaran yang Hampir Terkubur
#17
Chapter 17: Hati yang Terombang-Ambing
#18
Chapter 18: Jerat yang Tak Terlihat
#19
Chapter 19: Permainan dalam Bayangan
#20
Chapter 20: Kebenaran yang Tak Terbendung
#21
Chapter 21: Kebenaran yang Tak Terelakkan
#22
Chapter 22: Penghakiman dan Pengampunan
#23
Chapter 23: Cinta yang Pulang ke Rumah
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#14
Chapter 14: Intrik di Balik Senyum Manis
Bagikan Chapter
Chapter Sebelumnya
Chapter 13
Chapter 13: Api Cemburu dan Fitnah
Chapter Selanjutnya
Chapter 15
Chapter 15: Kata Hati Yasmin
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Flash
Politikus adalah Pemain Golf Jenius
Novel
Andai Kisah ini Tiba di Mejamu
Flash
A Bittersweet Reminder
Flash
Kebetulan
Novel
Bukan Celana Kolor Biasa
Flash
Surat Penggemar
Flash
Prometheus, Franz Kafka; penerjemah ahmad muhaimin
Cerpen
Kopi Tanpa Gula
Novel
One Fine Day (Become Mama)
Novel
Relay
Cerpen
Hidup Di Alam Lain
Flash
Setia
Cerpen
Cinta Tanpa Batas
Novel
Januari
Novel
The Blood : Victoria
Cerpen
Mengenal Tuhan Yang Mengurus Hidupmu
Novel
Teras Terjauh
Novel
Faisal & Nisa ~ Karena Cinta Bukan Sebatas Kata-kata
Flash
Kata Kakak
Flash
Pengantin Maut