Daftar isi
#1
Kata Pengantar
#2
Yang Penting Jantan
#3
Cokky
#4
Penyesalan
#5
Jakky
#6
Kenang-kenangan
#7
(IKN) Ikatan Kaum Nasionalis
#8
Menggulingkan Bapak Presiden
#9
Rossienda Rossy Roeslan
#10
Love Of My Life
#11
Mata Ular
#12
Sang Jenderal
#13
Minuk
#14
Konfrontasi
#15
Ibu dan Anak
#16
Anak Ketiga
#17
Machete
#18
Kawat Gigi
#19
Tenggarong
#20
Dunia Prince
#21
Losmer S?
#22
Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#22
Epilog
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Aku adalah Rossienda Roeslan yang berbaur dengan tokoh lainnya. Cerita ini aku tulis dari hasil penelusuran untuk mencari jejak seseorang bernama Prince yang telah menembak dan menewaskan orangtuaku. Kupikir dunia yang orangtuaku jalani hanyalah dunia bisnis yang wajar, ternyata ada banyak hal rumit di dalamnya, bila pengaruhnya semakin besar dan kuat, maka negara pun akan hadir untuk turut mengambil bagiannya.Eksistensi preman, geng, atau pun Ormas selalu ada dan tidak bisa dipisahkan dari k...
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp5.000
atau 5 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 21
Losmer S?
Chapter Selanjutnya
Tamat
Sedang Dibicarakan
Flash
Bronze
Senyum Semerekah Pagi
DMRamdhan
Flash
Bronze
Ngabuburit ke Bioskop
Rere Valencia
Cerpen
Miran
Doddy Rakhmat
Novel
The Kingdom in the Mirror
Bramanditya
Flash
Sang Penghibur Kerajaan
Jaydee
Flash
Seni Nyaman Dari Gerhana Bulan
Fadel Ramadan
Novel
The Light
Sunny
Flash
KONFRONTASI AKAL & RASA
Paulus Renggo
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Madrid
Mizan Publishing
Flash
"Hujan di Tengah Musim Panas"
TATAN RUSNANTO
Flash
PEREMPUAN BISU
KUMARA
Flash
Bronze
Makan Bergizi Gratis
Reyan Bewinda
Flash
Bronze
Tidak Bisa
Raydinda Shofa
Novel
DUNYA - Kesucian yang Direnggut Paksa
Ini Ratsel
Flash
Percakapan di Atas Gedung
Cheri Nanas
Novel
I Can Not
Nunik Fitaloka
Novel
Love Me Once
Dhamala Shobita
Cerpen
Sang Gadis Bintang
Leticiana
Flash
Hanya Saja yang Mana?
Syafira Muna
Novel
Sembunyinya Keinginan
Rendi Datriansyah