Daftar isi
#1
Lara di Jiwa (epilog)
#2
Teroka Negeri Dongeng
#3
Kenangan Masa Kecil
#4
Nuansa Penghidupan Kakek-Nenek
#5
Suatu Hari di Ngadiloyo
#6
Perjumpaan dengan Kawan
#7
Keluarga Bibi Desi
#8
Mas Rifan
#9
Curhatan Mbak Eni
#10
"Peh" sebuah ujaran khas Kediri
#11
Kebahagiaan di Akhir Waktu
#12
Jelaga Membisu
#13
Yang Terkasih; abadi dalam anonimitas
#14
Hidup pun Harus Terus Berlanjut
#15
Wanita itu Menjelma
#16
Totok Kerot
#17
Hilangnya Rifan
#18
RIP Rifan dalam Pusaran Kehidupan
#19
Tanah Peninggalan Keluarga
#20
Pengusiran dari Rumah Kakek
#21
Mencari Rumah Kontrakan
#22
Kesan Pertama
#23
Bisik- bisik Tetangga
#24
Rumah Yu Ratmi
#25
Proses Berpindah
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#10
"Peh" sebuah ujaran khas Kediri
Bagikan Chapter
Peh* adalah sebuah partikel dalam bahasa Jawa yang digunakan di Kediri dan sekitarnya. Tidak semua wilayah di Jawa timur mengerti artinya serta menggunakannya. Marten Paes selaku kiper timnas Indonesia dikenal dengan bahasa partikel "peh" karena neneknya lahir di kecamatan Pare, Kediri.
Byuh* adalah partikel khas di Kediri untuk mengomentari perasaan menyangatkan atau hiperbola terhadap sebuah kondisi serta situasi
Byuh* adalah partikel khas di Kediri untuk mengomentari perasaan menyangatkan atau hiperbola terhadap sebuah kondisi serta situasi
Chapter Sebelumnya
Chapter 9
Curhatan Mbak Eni
Chapter Selanjutnya
Chapter 11
Kebahagiaan di Akhir Waktu
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
Surrender
Cerpen
Berbakti Jalur Fast Track
Flash
Jurus Pemikat Pedagang Sepatu
Novel
Love Me Later
Novel
The Guy Brody
Cerpen
Pemerkosa Akal
Novel
ASTRO(NAUT)
Novel
PCPK Reyna dan Satu Permohonan
Novel
Aku dan kisahku
Novel
The Rose Society
Flash
AROMA
Novel
Tanpa Kata
Flash
Nea
Novel
Agatha
Novel
My Amnesia
Novel
Overcast Wedding
Novel
Takdir Tuhan yang Tersesat
Cerpen
Death Comes In
Flash
Hades
Cerpen
Kotak kecil yang kelam