Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#3
twee
Bagikan Chapter
Catatan kecil:
Jadi, sebenarnya sejak kecil Satya, Ruth, dan Wira sudah beberapa kali bertemu secara kebetulan. Namun, yang paling membekas dalam ingatan Wira hanyalah satu peristiwa di pelataran balai desa—seperti yang dituturkan dalam narasi. Sementara Satya mengingat Ruth lebih banyak dari sekadar peristiwa di pelataran balai desa. Adapun cerita di proloog memang dimaksudkan hanya untuk menarasikan pertemuan pertama mereka.
Jadi, sebenarnya sejak kecil Satya, Ruth, dan Wira sudah beberapa kali bertemu secara kebetulan. Namun, yang paling membekas dalam ingatan Wira hanyalah satu peristiwa di pelataran balai desa—seperti yang dituturkan dalam narasi. Sementara Satya mengingat Ruth lebih banyak dari sekadar peristiwa di pelataran balai desa. Adapun cerita di proloog memang dimaksudkan hanya untuk menarasikan pertemuan pertama mereka.
Chapter Sebelumnya
Chapter 2
één
Chapter Selanjutnya
Chapter 4
drie
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
Life of Nadia - Original Version
Flash
Bukan yang Terbaik
Novel
Mata Hati Telinga
Novel
KKPK Manusia Bunglon
Novel
Inikah Rasanya Kehilangan
Flash
LOSER
Novel
Fantasteen Through The Limit
Novel
Fantasteen Hunted
Novel
Imagine
Cerpen
Sejenak Rindu Pada Sastrawan Hujan Bulan Juni
Novel
A Born Beauty
Cerpen
Unfinished Business
Flash
Nyala Hati
Cerpen
Tetangga Selebrita
Cerpen
Kereta Cepat Whoosh
Novel
Cinta Orang Ketiga
Cerpen
Platonic Love
Novel
A Part Of Earth
Flash
Nyanyian Anophilia
Cerpen
Benang Merah Kehidupan