Jika Aku Kembali ke 1998
#32
EPILOG || Jika Mesin Waktu Tak Pernah Ada
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Jakarta 20 April 1998Langit sore membara di atas ibu kota menyemburatkan merah keemasan yang menggantung muram di balik kabut polusi Di dalam sedan hitam yang meluncur menyusuri Jalan Rasuna Said Meilisa bersandar diam matanya menatap kosong ke luar jendela Gedung-gedung menjulang bagai raksasa yang sunyi tak mampu menyembunyikan aroma krisis yang makin pekatMeilisa masih mengenakan seragam SMA rambut dikuncir ekor kuda dan jemari mungilnya menggenggam erat buku catatan kecil D
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp5.000
atau 5 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 31
BAB 31 Reuni Di Persimpangan Takdir
Chapter Selanjutnya
Tamat
Sedang Dibicarakan