Ik ben Een Dukun
#1
Koningin van Het Oosten, 1939 #1
Bagikan Chapter
  • Bookmark Paragraf ini
  • *Hindia Ollanda, adalah sebutan di masa itu untuk menyebut negeri mereka: Hindia Belanda.
    *Batavia adalah nama sebelum Kota Jakarta pada masa kolonial
    *Koningsplein, atau Lapangan Raja di masa itu, kini menjadi lapangan Monas/Monumen Nasional di Jakarta masa kini.
    *Baboe: sebutan untuk pelayan bumiputera perempuan
    *Djongos: sebutan untuk pelayan bumiputera laki-laki, terutama yang masih muda. Djongos berasal dari bahasa Belanda, 'djongen' yang artinya pemuda.
    *Waterlooplein: Lapangan Waterloo, kini jadi Lapangan Banteng.
    *Witte Huis: di masa kini disebut juga Gedung A.A. Maramis/Istana Daendels, yang kini di bawha kepemilikan Kementerian Keuangan.
    *Olifanten Huis: sekarang menjadi Museum Nasional Indonesia, atau dikenal Museum Gajah.
    *Hotel Des Indes: sudah diambrukkan dan menjadi kawasan pertokoan Duta Merlin di daerah Harmoni, Sawah Besar, Jakarta
    *Societeit de Harmonie: klub mewah para elite itu sudah diratakan juga, menjadi lapangan parkir kantor Sekretariat Negara
    *Passer Baroe: kini tetap jadi kawasan Pasar Baru Jakarta
    *Noordwijk: kini daerah sekitar Jalan Juanda
    *Meester Cornelis: sebutan untuk daerah Jatinegara dan sekitarnya
    Chapter Sebelumnya
    Daftar Isi
    Kembali ke halaman awal
    Chapter Selanjutnya
    Bersambung
    Terakhir diperbarui: 5 tahun 9 bulan lalu