Daftar isi
#1
Windu Pertama: Lahir
#2
Titip
#3
Bukan Kakek dan Nenek
#4
Tamu Jauh
#5
Kehilangan Pertama
#6
Hari-hari Tanpa Bapak
#7
Dijemput
#8
Windu Kedua: Kehidupan Baru
#9
Beradaptasi dengan Kota
#10
Kehilangan Kedua
#11
Lebih Lama Bersama Ibu
#12
Ditinggalkan Tanpa Kata Selamat Tinggal
#13
Mencintai Diri Sendiri
#14
Penampilan Baru
#15
Windu Ketiga: Kembali Ke Masa Lalu
#16
Melanjutkan Mimpi
#17
Persahabatan dan Cinta
#18
Sakit
#19
Kerja
#20
Kuliah Sambil Bekerja
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#3
Bukan Kakek dan Nenek
Bagikan Chapter
Wis Tangi: sudah bangun
Mugi dadi wong sukses yo, Nduk. Sing rajin ibadahnya, taat karo Gusti Allah: Semoga jadi orang sukses ya, Nduk. Yang rajin ibadahnya, taat sama Gusti Allah.
Nderes: menyadap karet
Bapake tibo jare: bapaknya jatuh katanya
Sego tiwul: Makanan dari daerah Jawa Tengah yang terbuat dari tepung gaplek, yaitu singkong yang dikeringkan lalu ditumbuk.
Ngiseng: buang air besar
Mugi dadi wong sukses yo, Nduk. Sing rajin ibadahnya, taat karo Gusti Allah: Semoga jadi orang sukses ya, Nduk. Yang rajin ibadahnya, taat sama Gusti Allah.
Nderes: menyadap karet
Bapake tibo jare: bapaknya jatuh katanya
Sego tiwul: Makanan dari daerah Jawa Tengah yang terbuat dari tepung gaplek, yaitu singkong yang dikeringkan lalu ditumbuk.
Ngiseng: buang air besar
Chapter Sebelumnya
Chapter 2
Titip
Chapter Selanjutnya
Chapter 4
Tamu Jauh
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
KKPK London Im Coming
Novel
Herrscher: deus experimentum
Novel
GENG MOTOR VS ANAK KEBANGGAAN BIMASAKTI
Cerpen
Apartemen Lantai 18
Cerpen
Wajah yang Berbeda di Setiap Cermin
Flash
Janji
Flash
Surat dari Batavia ke Soerabaya
Novel
Bulan dan bintang
Flash
PUISI 100 JUTA
Flash
Musuh Bebuyutan
Novel
Faiq, sang Konseptor B.A.H.A.G.I.A.
Flash
Terimakasih banyak
Cerpen
Ramalan Ghina
Flash
Deathskull
Flash
Hidupku
Komik
My Demonic Angel
Cerpen
Pohon Beringin Saksi Bisu
Flash
Hei bro!
Cerpen
Sisi Lain Dimensi Mimpi
Novel
Catatan Akhir Kuliah 2.0