Daftar isi
#1
Chapter 1 : Kelahiran bayi pertama yang cantik #1
#2
Chapter 2 : Kehidupan Fia dari TK sampai lulus
#3
Chapter 3 : Masa SD yang kurang menyenangkan
#4
Chapter 4 : Good bye to Duri
#5
Chapter 5 : Duduk di pesawat yang sama dengan teman asing
#6
Chapter 6 : Pertemuan pertama
#7
Chapter 7 : Teman sekamar
#8
Chapter 8 : Pemulaian audisi
#9
Chapter 9 : Belanja bersama teman kenalan Fia
#10
Chapter 10 : Kejutan rahasia oleh Fia
#11
Chapter 11 : Bersenang-senang sebelum perjuangan
#12
Chapter 12 : Sebelum mencapai akhir
#13
Chapter 13 : Perpisahan dan Penyambutan
#14
Chapter 14 : Perayaan ultah pertama untuk Fia
#15
Chapter 15 : Kecurangan Marsya terbongkar
#16
Chapter 16 : Kejutan kedatangan keluarga
#17
Chapter 17 : Hadiah ultah tak terlupakan untuk Fia
#18
Chapter 18 : Apartemen grup
#19
Chapter 19 : Jadwal grup pertama
#20
Chapter 20 : Pertemuan akhir dengan keluarga dan teman sekolah
#21
Chapter 21 : Detik-detik kejutan kedatangan Teenebelle
#22
Chapter 22 : Welcome to Duri, Teens
#23
Chapter 23 : Mengunjungi rumah Fia
#24
Chapter 24 : Awal hari ujian yang canggung
#25
Chapter 25 : Pelaksanaan ujian semester genap sampai selesai
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#1
Chapter 1 : Kelahiran bayi pertama yang cantik #1
Bagikan Chapter
Duh kenapa cepat sekali keluar bayinya?" Keluh wanita paruh baya.
"Anak saya prematur mak, jadi harus melahirkan di kota Dumai. Tidak bisa ke rumah sakit di sini" jelas pria itu yang duduk disamping istrinya, ibunya wanita itu duduk di samping kirinya, adiknya wanita itu didepan samping pria itu.
"Sudah tahu tempat rumah sakitnya, bang?" Tanya adiknya wanita itu.
"Tahu, sudah di kasih tahu oleh pihak rumah sakitnya tapi sayangnya kami tidak punya banyak uang untuk melahirkan" jelas pria itu.
"Sudah ada kerja?" Tanya pria itu.
"Sudah, kami jualan kecil-kecilan di depan rumah tapi penghasilannya cuma sampai 2 juta" jelas pria itu.
"Biar saya bantu biaya persalinan Mela, Dan" usul pria itu.
"Duh, Terima kasih om Hen, semoga saya bisa membayar utang ini" balas pria itu yang bernama Edan.
"Iya sama-sama semoga anak kalian lahir dengan selamat" balas pria itu yang bernama Henry.
"Cewek atau cowok anak kalian?" Tanya Henry.
"Cewek dan semoga saja cantik kayak ibunya" balas Edan dengan tersenyum cerah sedangkan sang istri hanya tidur dengan bersandar di bahu suaminya.
"Iya pasti cantik tuh" balas Henry.
"Wah cantik sekali anaknya Edan dan Mela" puji Henry.
"Mirip kak Mela dan tidak ada mirip bang Edan" tambah Rika dengan tersenyum cerah.
"Wah tak disangka anak kalian cantik fan hidungnya mancung" kata Henry.
"Alhamdulillah doa saya terkabul om Henry" balas Edan.
"Anak saya prematur mak, jadi harus melahirkan di kota Dumai. Tidak bisa ke rumah sakit di sini" jelas pria itu yang duduk disamping istrinya, ibunya wanita itu duduk di samping kirinya, adiknya wanita itu didepan samping pria itu.
"Sudah tahu tempat rumah sakitnya, bang?" Tanya adiknya wanita itu.
"Tahu, sudah di kasih tahu oleh pihak rumah sakitnya tapi sayangnya kami tidak punya banyak uang untuk melahirkan" jelas pria itu.
"Sudah ada kerja?" Tanya pria itu.
"Sudah, kami jualan kecil-kecilan di depan rumah tapi penghasilannya cuma sampai 2 juta" jelas pria itu.
"Biar saya bantu biaya persalinan Mela, Dan" usul pria itu.
"Duh, Terima kasih om Hen, semoga saya bisa membayar utang ini" balas pria itu yang bernama Edan.
"Iya sama-sama semoga anak kalian lahir dengan selamat" balas pria itu yang bernama Henry.
"Cewek atau cowok anak kalian?" Tanya Henry.
"Cewek dan semoga saja cantik kayak ibunya" balas Edan dengan tersenyum cerah sedangkan sang istri hanya tidur dengan bersandar di bahu suaminya.
"Iya pasti cantik tuh" balas Henry.
"Wah cantik sekali anaknya Edan dan Mela" puji Henry.
"Mirip kak Mela dan tidak ada mirip bang Edan" tambah Rika dengan tersenyum cerah.
"Wah tak disangka anak kalian cantik fan hidungnya mancung" kata Henry.
"Alhamdulillah doa saya terkabul om Henry" balas Edan.
Chapter Sebelumnya
Daftar Isi
Kembali ke halaman awal
Chapter Selanjutnya
Chapter 2
Chapter 2 : Kehidupan Fia dari TK sampai lulus
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
TAK SEKENTAL DARAH
Cerpen
Diet Fotosintesis Demi Motor
Flash
MAAF, SAYA CUTI
Flash
Kedamaian di Dalam Air
Cerpen
Aku, Kamu Dan Dia
Cerpen
Mobil Kodok, Mobil Monyet
Cerpen
Misteri Celana Dalam Olda Veyotta
Cerpen
Cinta Sisyphus
Cerpen
TANGGA KETIGABELAS
Novel
Sebelum Toga di Bawah Awan
Novel
Setengah Tiga Pagi
Novel
Requiem Musim Gugur
Cerpen
LAGU YANG TAK JADI SELESAI
Novel
Rahasia Istri Yang Disakiti
Novel
Petala
Novel
Dismiss
Cerpen
Cintaku Di Pegunungan Alpen
Cerpen
Jenny
Novel
Ai Ni
Novel
Una Estrella