Daftar isi
#1
Background
#2
Plan!
#3
Troublemaker
#4
Evacuate
#5
Lot of People!
#6
Want to talk!
#7
Lonely
#8
Back Home
#9
Visiting
#10
Still Angry
#11
Waiting for Batara
#12
On the Way
#13
Maruba Beauty Clinic
#14
Envy
#15
Misunderstand
#16
A Secret
#17
Flashback I
#18
Flashback II
#19
Family Situation
#20
Kuala Namu-KNO
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#17
Flashback I
Bagikan Chapter
1 & 2. Inang dan Amang : Sama seperti inong dan among yang berarti ibu dan ayah. Namun, kebanyakan orang Batak menggunakan panggilan ini untuk mertua agar menjadi pembeda saat memanggil orang tua kandung.
3. Mak Paima : Sebutan atau panggilan yang digunakan untuk orang-orang yang sudah menikah, tapi belum memiliki anak atau masih sedang mengandung. Kata paima berarti menunggu. Konteks yang dimaksud di sini ialah menunggu kehadiran anak.
4. Leleng hian ho! Baen jo kopi i, nga ma uas hian au! : Lama sekali kamu! Buatkan dulu kopi itu, aku sudah sangat haus!
5. Sada : Satu
6. Marmean HP do tong ho, addingan ma i sae!? : Main HP pulaknya kamu, kapanlah itu selesai!?
7. Parsegaima sude! : Rusakkanlah semua!
8. Ndang songoni Mak : Bukan seperti itu Mak
9. Pak Paima : Artinya sama seperti Mak Paima, hanya saja Pak Paima digunakan untuk laki-laki.
10. Paradatan : Acara yang sah secara adat. Misalnya saat melakukan pernikahan. Orang Batak akan melakukan 2 jenis acara, yaitu pemberkatan di gereja, lalu dilanjutkan dengan membuat acara adat di lingkungan masyarakat. Acara ini biasanya memerlukan biaya yang cukup besar.
11. Manjae : Berpisah. Konteksnya di dalam kalimat ialah berpisah rumah/tempat tinggal agar bisa lebih mandiri.
12. Marmotor pe au dohot Bapakmu. Ake Pak Lindung!? : Naik angkutan umum pun aku sama Bapakmu. Iyakan Pak Lindung!?
13. Olo : Iya
14. Pahoppu : Cucu
15. Holan sajam do tu son : Hanya sejamnya ke sini
16. Onan : Pasar tradisional
17. Jalo ma : Terimalah
18. Mi gomak : Mi lidi yang dimasak menggunakan kuah santan. Santan menggunakan bumbu khusus, seperti irisan bunga kecombrang, andaliman, dsb. Biasanya akan ditambahkan potongan sayur seperti wortel dan labu siam. Merupakan salah satu makanan khas suku Batak Toba.
19. Annon male ho, nah! : Nanti lapar kamu, nah!
20. Porsea tu au! : Percaya samaku!
3. Mak Paima : Sebutan atau panggilan yang digunakan untuk orang-orang yang sudah menikah, tapi belum memiliki anak atau masih sedang mengandung. Kata paima berarti menunggu. Konteks yang dimaksud di sini ialah menunggu kehadiran anak.
4. Leleng hian ho! Baen jo kopi i, nga ma uas hian au! : Lama sekali kamu! Buatkan dulu kopi itu, aku sudah sangat haus!
5. Sada : Satu
6. Marmean HP do tong ho, addingan ma i sae!? : Main HP pulaknya kamu, kapanlah itu selesai!?
7. Parsegaima sude! : Rusakkanlah semua!
8. Ndang songoni Mak : Bukan seperti itu Mak
9. Pak Paima : Artinya sama seperti Mak Paima, hanya saja Pak Paima digunakan untuk laki-laki.
10. Paradatan : Acara yang sah secara adat. Misalnya saat melakukan pernikahan. Orang Batak akan melakukan 2 jenis acara, yaitu pemberkatan di gereja, lalu dilanjutkan dengan membuat acara adat di lingkungan masyarakat. Acara ini biasanya memerlukan biaya yang cukup besar.
11. Manjae : Berpisah. Konteksnya di dalam kalimat ialah berpisah rumah/tempat tinggal agar bisa lebih mandiri.
12. Marmotor pe au dohot Bapakmu. Ake Pak Lindung!? : Naik angkutan umum pun aku sama Bapakmu. Iyakan Pak Lindung!?
13. Olo : Iya
14. Pahoppu : Cucu
15. Holan sajam do tu son : Hanya sejamnya ke sini
16. Onan : Pasar tradisional
17. Jalo ma : Terimalah
18. Mi gomak : Mi lidi yang dimasak menggunakan kuah santan. Santan menggunakan bumbu khusus, seperti irisan bunga kecombrang, andaliman, dsb. Biasanya akan ditambahkan potongan sayur seperti wortel dan labu siam. Merupakan salah satu makanan khas suku Batak Toba.
19. Annon male ho, nah! : Nanti lapar kamu, nah!
20. Porsea tu au! : Percaya samaku!
Chapter Sebelumnya
Chapter 16
A Secret
Chapter Selanjutnya
Chapter 18
Flashback II
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Flash
Tidur panjang
Novel
Eyes
Novel
KUTU BUKU & DOKTER SEMUT
Flash
Panggung Stadhuis van Batavia
Flash
Negeri yang Damai
Novel
Saputangan dari kamp Bangkinang
Novel
Pilar
Cerpen
Penyesalan Rianti
Novel
The world of Maheswara: I Wanted a Second Chance, Not a Second Curse
Novel
Sabda Cinta Dua Insan
Flash
Kamar Maut
Cerpen
Penjara Abadi
Novel
Senandung Bukit Cinta
Flash
Dia yang Malang
Novel
Rinjani Dan Elbrus
Cerpen
Anti Crown
Cerpen
Titik Nol Orde Baru : evolusi kucing penjaga lapak
Novel
Finally Mr Right
Flash
Pemuda di Ruang Rapat
Novel
Uncommon Type