7. Permasalahan Besar

33. INT. DALAM MOBIL - JALAN RAYA. MALAM

Terlihat Rizal dan Aulia begitu keren serta cantik dengan pakaian yang mereka gunakan. Rizal sedang fokusnya menyetir mobil dan dia menoleh ke arah Aulia yang sedang senyum-senyum sendiri.

RIZAL

Sayang kamu kenapa, sepertinya kamu bahagia sekali.

AULIA

Iya, aku sedang bahagia sekali dan kebahagiaan ini bukan hanya untukku, tapi untukmu juga.

Rizal dengan seriusnya melihat Aulia yang senyum melihatnya.

AULIA (CONT'D)

Aku punya kabar bahagia dan kabar bahagia ini menjadi senjata kamu untuk meninggalkan Lila secepatnya.

RIZAL

Kebahagiaan seperti apa yang kamu maksud.

AULIA

Aku sudah periksa dan ternyata aku hamil sayang.

Rizal dengan spontan memberhentikan mobilnya dan terdiam terpaku menatap Aulia dengan sangat serius.

RIZAL (V.O)

Ini tidak mungkin, bagaimana ini bisa terjadi.

AULIA

Aku tau kalau kamu sangat senang sehingga kamu tidak bisa berkata-kata.

RIZAL

Kamu serius.

AULIA

Iya sayang aku serius, kamu bahagiakan mendengar kabar ini.

Rizal langsung terlihat lemas dan bersender di bangku mobil.

                                                             

CUT TO :

34. INT. RUMAH KEDUA PAK ANTO - RUANG SANTAI. SIANG

Terlihat keempat istri pak Anto dengan pakaian tidurnya sedang duduk serius menonton film di televisi.

Tiba-tiba pak Anto datang dengan pakaian tidurnya dan langsung duduk dibangku yang tersedia lalu spontan keempat istrinya dengan serentak menoleh ke arah pak Anto yang sedikit cemas.

Keempat istrinya kembali menonton film di televisi lalu pak Anto menundukkan kepalanya dan memegang kepalanya.

PAK ANTO

Kenapa berapa lama ini aku terus kepikiran mereka.

(Beat)

Apakah kalian juga sama merasakannya.

Pak Anto melirik keempat istrinya yang sedang serius nonton film. Pak anto melihat remote televisi ada di depannya dan langsung mengambilnya lalu mematikan acara film. Spontan keempat istrinya serentak menoleh sinis pak Anto.

KEEMPAT ISTRI

(Serentak mengucapkannya)

Bapak!.

PAK ANTO

yang kalian pikirkan tiap malam film aja.

(Beat)

Kalian tidak kepikiran mereka disana, padahal kalian lah yang paling dekat dengan mereka.

Pak Anto berdiri dari tempat duduknya dan sedikit mondar-mandir. Keempat istrinya heran melihat pak Anto.

PAK ANTO (CONT'D)

Sudah waktunya mereka harus tau.

(Beat)

Rahasia ini, tidak bisa lagi ditutup-tutupi.

Keempat istrinya saling pandang pandangan.

                                                CUT BACK TO :

INT. DALAM MOBIL - JALAN RAYA. MALAM

Rizal terlihat lemas bersender di bangku mobil.

RIZAL (V.O)

Bagaimana ini bisa terjadi disaat aku ingin menikahi Lila.

AULIA

Sayang kamu tidak apa-apa kan.

Rizal melirik Aulia.

RIZAL (V.O)

Aku harus mengatakan yang sejujurnya dengan Aulia.

AULIA

Dalam waktu dekat kita akan menikah kan sayang.

RIZAL

Iya, dalam waktu dekat ini aku akan menikah.

(Beat)

tapi tidak dengan dirimu Aulia.

AULIA

Maksud kamu.

RIZAL

Aku harap kamu mengerti dengan keputusanku ini.

AULIA

Maksud kamu apa! Yang jelas kalau berbicara.

                                                             

CUT TO :

INT. RUMAH KEDUA PAK ANTO - RUANG SANTAI. SIANG

PAK ANTO

Kita semua harus pulang dalam waktu dekat.

(Beat)

Kita harus menjelaskan ini semua.

(Beat)

Sebelum semuanya terlambat.

ISTRI PERTAMA/IBU YOGA

Apa tidak ada lagi cara lain pak.

PAK ANTO

Cara lain bagaimana lagi.

(Beat)

Mau tidak mau ini harus diselesaikan secepatnya.

ISTRI KEDUA/MAMA RIZAL

Mereka akan berat hati menerima semua kenyataan ini pak.

PAK ANTO

Apapun tanggapan mereka, itu terserah mereka.

(Beat)

Yang terpenting kita sebagai orang tua sudah memberi tau yang sebenarnya tentang ikatan mereka.

ISTRI KETIGA/BUNDA LILA

Bapak yakin pak, apa kita nunggu lagi waktu yang pas untuk menjelaskan ini semua.

PAK ANTO

Saya sangat yakin dan ini sudah waktu yang sangat tepat ataupun sudah terlambat.

(Beat)

Kita tidak tau, kehidupan mereka disana.

(Beat)

Sudah hampir satu tahun kalian meninggalkan mereka.

ISTRI KEEMPAT/MAMI ULFA

Bagaimana dengan bapak nanti pak, saya takut mereka akan membenci bapak.

PAK ANTO

Jangan pikirkan saya, ini sudah menjadi tanggung jawab saya, kesalahan saya.

(Beat)

Walaupun nanti mereka akan membenci saya, saya terima semua konsekuensinya.

(Beat)

Kalian jangan pernah takut karena kita membongkar kebenaran bukan bangkai yang terkubur.

                                                 

CUT BACK TO :

INT. DALAM MOBIL - JALAN RAYA. MALAM

Rizal bergerak memegang kedua tangan Aulia sambil menatapnya dengan keseriusan.

RIZAL

Maafkan aku karena aku sudah melamar Lila dan dalam waktu dengan ini kami akan segera melangsungkan pernikahan.

Dengan refleks Aulia menampar pipi Rizal dan Rizal pun tertunduk, terdiam terpaku. Lalu Aulia menangis sedih sambil memegang pundak Rizal sambil menggoyangkannya.

AULIA

Kenapa kamu lakukan itu.

(Beat)

Kenapa kamu lebih memilih Lila, kamu kan sudah janji bakalan memilih aku daripada Lila.

(Beat)

Bagaimana nasib anak ini.

RIZAL

Aku akan tetap bertanggung jawab dan memenuhi semua kebutuhan hidup kamu, asalkan kamu tidak menceritakan semua ini dengan Lila dan menyetujui keputusanku ini.

(Beat)

Aku mohon kepadamu.

Aulia semakin menangis histeris lalu Rizal memegang pipi Aulia dan Aulia melepaskan tangan Rizal lalu bergerak cepat keluar dari dalam mobil.

                                                             

CUT BACK TO :

INT. RUMAH KEDUA PAK ANTO - RUANG SANTAI. SIANG

Pak Anto sedikit lega lalu memasukkan kedua tangannya kedalam sakunya lalu melihat keempat istrinya yang sangat serius menatapnya.

PAK ANTO

Baiklah semuanya sudah jelas, dalam waktu dekat kita akan berangkat pulang.

(Beat)

persiapkan diri kalian.

Pak Anto berjalan santai meninggalkan tempat.

                                                CUT TO :

EXT. INT. JALAN RAYA - DALAM MOBIL. MALAM

Aulia berjalan dipinggir jalan dengan menangis kesedihan.

                                                             

CUT TO :

Di dalam mobil Rizal terlihat santai.

RIZAL (V.O)

Keputusanku ini sudah tepat agar kehidupanku di masa depan akan jauh lebih baik.

(Beat)

Maafkan aku Aulia.

Rizal menghidupkan mobilnya dan pergi dari tempat.

                                                             

CUT TO :

35. INT. RUMAH YOGA - KAMAR TIDUR YOGA. MALAM

Didalam kamar, Yoga tergeletak dengan melihat ke atas.

YOGA (V.O)

Kenapa kamu tidak pernah mempercayaiku, padahal yang semua aku katakan demi kebahagiaanmu.

                                                            

CUT TO :

36. INT. RUMAH LILA - KAMAR TIDUR LILA. MALAM

terlihat Lila dengan sedikit bingung sedang duduk di atas tempat tidur.

LILA

Apa benar yang dikatakan Yoga kalau Rizal berselingkuh dengan Aulia.

                                                             

CUT TO :

37. INT. RUMAH YOGA/AULIA. MALAM

Aulia membuka pintu depan rumah lalu masuk sambil berjalan menangis.

                                                             

CUT TO :

Di dalam kamar, Yoga mendengar suara Aulia yang sedang menangis. Yoga langsung bangkit dari tempat tidurnya dan keluar dari kamar tidur lalu melihat Aulia yang sedang bersender di dinding dengan menangis.

YOGA

Aulia, kamu kenapa?.

AULIA

(Menangis)

Rizal bang.

YOGA

Akhirnya kamu sudah mengetahuinya.

Aulia berjalan pergi dan yoga melirik Aulia.

Di kamar tidur Aulia merasa sedih dan menangis.

                                  

DISSOLVE TO + FLASH BACK CUT TO :

AULIA

Dalam waktu dekat kita akan menikah kan sayang.

RIZAL

Iya, dalam waktu dekat ini aku akan menikah.

(Beat)

tapi tidak dengan dirimu Aulia.

                                                             

CUT BACK TO :

Aulia semakin menangis.

                                  

DISSOLVE TO + FLASH BACK CUT TO :

RIZAL

Maafkan aku karena aku sudah melamar Lila dan dalam waktu dengan ini kami akan segera melangsungkan pernikahan.

Dengan refleks Aulia menampar pipi Rizal dan Rizal pun tertunduk, terdiam terpaku. Lalu Aulia menangis sedih sambil memegang pundak Rizal sambil menggoyangkannya.

AULIA

Kenapa kamu lakukan itu.

(Beat)

Kenapa kamu lebih memilih Lila, kamu kan sudah janji bakalan memilih aku daripada Lila.

(Beat)

Bagaimana nasib anak ini.

RIZAL

Aku akan tetap bertanggung jawab dan memenuhi semua kebutuhan hidup kamu, asalkan kamu tidak menceritakan semua ini dengan Lila dan menyetujui keputusanku ini.

(Beat)

Aku mohon kepadamu.

                                                 

CUT BACK TO :

Yoga berdiri didepan pintu Aulia.

YOGA

Mulai sekarang kamu jangan pernah berhubungan lagi dengan Rizal.

Didalam kamar, Aulia terduduk di lantai dan bersender di dinding dengan tangisan histeris.

CUT TO :

Terlihat Yoga memegang gagang pintu dan perlahan membukanya. Yoga melihat Aulia sedang menangis. Yoga masuk dengan perlahan dan berjalan mendekati Aulia. Yoga tepat berdiri di depan Aulia.

YOGA

Kamu kenapa, ada masalah apa?.

AULIA

(Menangis)

Rizal bang.

Yoga memejamkan matanya sejenak lalu bergerak jongkok di hadapan Aulia sambil memegang tangan Aulia.

YOGA

Katakan padaku, apa yang sudah diperbuat Rizal kepadamu.

AULIA

Rizal tidak mau bertanggung jawab bang.

YOGA

(Tegas dengan mata melotot)

Bertanggung jawab apa Aulia.

AULIA

Aku hamil bang.

Yoga terduduk lemas dan bersedih. Terlihat mereka berdua sangat bersedih.

YOGA

(Bersedih)

Kamu tau kan kalau dalam waktu dekat ini Rizal akan menikahi Lila.

AULIA

Iya aku tau, aku sudah mencoba mencari semuanya tapi Rizal tetap memilih Lila.

Yoga semakin sedih.

                                                        

FADE OUT :

Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar