REMEMBER YOU CAROUSELLY
10. #10

INT. DEPAN PINTU KAMAR PASIEN — MALAM

CALEB berhadapan dengan DOKTER DODO, jarak berdiri lumayan dekat.

CALEB

Gimana, apa yang terjadi dok?

DOKTER DODO

Kayaknya ada perkembangan, ini tanda-tanda dia ingat sesuatu. Belum sempurna, tapi ini sudah sangat baik.

CALEB

Bukan, maksud saya pelukan tadi dok?

DOKTER DODO

Saya mencoba meredam syok emosional yang terjadi. Jangan sampai berlebihan. Itukan yaya yang meluk, pak CALEB sabar saja, Soal komedi putar dan resepsi dia ingat sedikit. Paling tidak itu kenangan bersama kalian yang mungkin sama dia paling bikin bahagia.

CALEB

Iya dok, saya lamar dia di wahana komedi putar.

DOKTER DODO

Nah itu bagus. Apalagi, apa kira-kira momen berkesan kalian berdua.

CALEB

Iya dok, lamaran, persiapan pernikahan kami, acara resepsi, bulan madu.

DOKTER DODO

Nah momen itu kita coba ingatkan lagi.

CALEB

Caranya gimana dok?

DOKTER DODO

Nah itu pak CALEB yang pikirkan.


cut to

INT. KAMAR PASIEN — MALAM


CALEB masuk lagi ke kamar bersama DOKTER DODO, mendapati SALLY sedang bicara dengan NEZIYA. CALEB berdiri di samping SALLY

NEZIYA

Sekarang pak CALEB dan SALLY udah dekat lagi ya...

SALLY

Iya, sekarang sudah serius, dan persiapan ke jenjang berikutnya.

CALEB terdiam, DOKTER DODO melihat CALEB dan SALLY lalu melihat NEZIYA.

CALEB

Ahh, biasa aja.

NEZIYA

Pak CALEB dan SALLY kalo sibuk ada urusannya, saya ga mau mengganggu loh.

SALLY

Eh iya gapapa.

CALEB

Kamu gapapa NEZIYA?

NEZIYA

Gapapa pak, mungkin pak CALEB aja yang perlu ada urusan lain.

CALEB

Oh iya.

NEZIYA

DODO, kok kamu nelpon mereka sih, bukannya nelpon AYAH IBU aku.

DOKTER DODO

Eh iya maaf saya hanya punya nomor bos kamu.

CALEB menarik SALLY keluar.


cut to

INT. DEPAN PINTU KAMAR PASIEN — MALAM

CALEB memegang bahu SALLY.

CALEB

Kamu jangan coba ambil kesempatan ya SALLY.

SALLY

Kesempatan apa pak?

CALEB

Kamu ini…

SALLY 

Justru saya baru aja bikin kesempatan untuk bapak.

CALEB

Maksudnya?

Ditengah lalu lalang orang di lorong rumah sakit, SALLY menjelaskan sesuatu kepada CALEB


cut to

INT. KANTOR — SIANG


NEZIYA duduk dikursi kerjanya, lalu tiba SALLY.

NEZIYA

Pagi bu SALLY...

SALLY

Pagi Ya.

KARYAWAN 1, 2, 3 melihat NEZIYA

SALLY

Pagi semua.

KARYAWAN 1, 2, 3 (serentak)

Pagi bu Sally...

NEZIYA 

Ada yang bisa dibantu bu?

SALLY

Hhmm... Pak CALEB udah datang belum?

NEZIYA

Itu udah bu, sejak tadi malah liatin ibu terus.

SALLY

Oh iya, makasih.

SALLY jalan keruangan CALEB, lewat pintu kaca CALEB bisa melihat SALLY mendekat, masuk keruangannya. NEZIYA juga bisa melihat SALLY duduk didepan CALEB, memulai perbincangan, sesekali mata CALEB melirik NEZIYA, NEZIYA mengalihkan pandangannya ke layar komputer. Beberapa kali begitu. SALLY berdiri, mendekati kursi CALEB sengaja menunjukkan ke arah NEZIYA. KARYAWAN di samping NEZIYA kaget, tapi NEZIYA malah buang muka.

NEZIYA

Kok bos sekarang udah santai di jam kerja ya, padahal dulu mana buang-buang waktu di kantor.


KARYAWAN 2

Iya bos sekarang sudah berubah.

KARYAWAN 3

Hhmm udah kita lanjut kerja aja.

NEZIYA membaca pesan di hpnya. Membaca pesan dari DOKTER DODO.


cut to

INT. TEMPAT PENJAHIT — SIANG


DODO berada didepan penjahit pakaiannya. NEZIYA melihat-lihat beberapa pajangan pakaian jas yang terpajang di torso dalam toko.

TUKANG JAHIT

Dok, harusnya besok kan? Setelannya belum di bungkus.

DODO

Ssttt...

Dodo memberi isyarat menutup mulut dengan jari telunjuk.

DODO (cont’d)

Udah pak tenang aja.

TUKANG JAHIT

Oh baik dok.

DOKTER DODO

Sekarang keluarin aja jas yang kemarin.

TUKANG JAHIT melirik NEZIYA.

TUKANG JAHIT

Kok beda sama yang kemarin dok.

DOKTER DODO

Ohh itu teman.

TUKANG JAHIT

Ohh, gitu ya dok, kayak pernah lihat, dimana yaa?

DOKTER DODO

Setelannya udah bisa di ambil?

NEZIYA sudah berdiri disamping DODO.

NEZIYA

Kamu udah bikin ya DODO?

DOKTER DODO

Eh iya nih.

TUKANG JAHIT

Bentar ya dok.

TUKANG JAHIT pergi kearah pintu gian ruangan lain. NEZIYA meniggalkan DODO,memperhatikan satu setelan jas terpasang di patung, lengkap dari atasan hingga bawahan. Setelan jas berwarna putih. NEZIYA memperhatikan dengan seksama dari atas hingga kebawah.

NEZIYA 

Ini bagus yaaa...

DOKTER DODO

Iya bagus.

NEZIYA

Kamu mau coba ga?

DOKTER DODO

Hhmm gimana ya.

NEZIYA

Coba bentar aja.

DOKTER DODO

Tapi saya baru minta ditunjukin yang lain sama bapak tadi.

NEZIYA

Ya gapapa, nanti kan bisa ganti lagi.

DODO keluar dari kamar ganti, telah memakai jas yang ditunjuk tadi. 

DOKTER DODO

Gimana? Bagus?

NEZIYA

Bagus tu, cocok lagi.

DODO bergaya didepan cermin.

NEZIYA

Kalo nikah pake ini aja.

DOKTER DODO

Ide bagus, tapi saya…

TUKANG JAHIT datang membawa setelan jas.

TUKANG JAHIT

Dok ini setelannya.

TUKANG JAHIT memperhatikan DODO dengan setelan jas yang sedang dipakai, lalu melihat NEZIYA disampingnya berdiri DODO, mulai mengernyitkan dahinya.

DOKTER DODO

Nah pak, coba baju itu.

TUKANG JAHIT

Oh iya ini, ini dok.

TUKANG JAHIT menyerahkan setelan jas dari tangannya, terus melihat DODO dengan jas tersebut. DODO sudah mengganti pakaian dengan jas yang baru. DODO keluar dari kamar ganti.

TUKANG JAHIT

Saya seperti pernah lihat IBU dimana yaa?

NEZIYA

Oh iya pak, saya baru pertama kali datang kesini loh.

TUKANG JAHIT

Oh gitu ya bu.

DOKTER DODO

Gimana pas bukan? Lebih bagus mana, ini atau yang tadi?

NEZIYA

Bagus sihh...

DOKTER DODO

Tapi…

NEZIYA

Bagusan yang tadi. Lebih gimana gituu...

DOKTER DODO

Ohh yaa...

NEZIYA

Iyaa.

DOKTER DODO

Pak,saya pakai yang tadi yaa.

TUKANG JAHIT

Boleh dok, itu kita biasa kita sewakan, terakhir yang makai sekitar bulan lalu, kalo ga salah.

DOKTER DODO

Ya, gapapa kalo itu sewa.

NEZIYA

Ya ga papa, bagus, lebi murah, kan sekali pakai aja.

DOKTER DODO

Iya pak, kita sewa itu aja. Yang ini disimpan aja dulu, di bungkus, ya.

TUKANG JAHIT

Iya dok.

TUKANG JAHIT pergi kebelakang. DODO mendekati NEZIYA.

DOKTER DODO

Selera kamu bagus ya.

DODO berdiri menghadap NEZIYA. NEZIYA merapikan jas DODO dan meletakkan tangannya di dada DODO. NEZIYA menatap mata DODO. Wajah mereka semakin mendekati. NEZIYA menutup matanya, tapi langsung menoleh kesamping.

NEZIYA

Ehh...

TUKANG JAHIT keluar membawa bungkusan. DODO dan NEZIYA menuju mesin kasir. Selesai membayar DODO melihat CALEB mengintip mereka di antara patung pajangan. CALEB mengisyaratkan menunjuk ke toilet. Selesai membayar, DODO berbicara dengan NEZIYA lalu brjalan ke arah toilet.


cut to

INT. TOILET PRIA — SORE

CALEB tiba-tiba menarik tangan DODO.

CALEB

Wah, gak perlu gitu juga dok.

DOKTER DODO

Tenang pak CALEB.

CALEB

DOKTER jangan terlalu berlebilihan.

DOKTER DODO

Saya rasa tidak ada yang berlebihan dalam proses pengobatan, ini peningkatan yang dirasa perlu, untuk mengingatkan hal-hal berkesan baik untuk yaya.

CALEB

Cukup itu yang terakhir DOKTER, berikutnya jangan lagi coba-coba, saya tidak bisa melihat NEZIYA dipeluk laki-laki lain, apalagi mantannya.

DOKTER DODO

Baiklah saya mengerti pak CALEB.

CALEB

Makasih kalo DOKTER masih mau mengerti.

DOKTER DODO

Habis ini kami mungkin coba komedi putar lagi. Wahana itu seperti berkesan baik untuk yaya.

CALEB

Baiklah kalo DOKTER yakin itu bisa membantu.


DODO keluar dari toilet. CALEB mengintip keluar memastikan DODO dan nziya sudah masuk mobil dan pergi. CALEB keluar toilet, TUKANG JAHIT melihat CALEB hingga keluar toko tersebut. 


cut to


Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar