REMEMBER YOU CAROUSELLY
7. #7

INT. RUANG RAPAT — SIANG

Ruang rapat dengan dinding dan pintu kaca namun kedap suara sehingga tidak terdengar suara dari luar kedalam pun sebaliknya bila pintu tertutup. Didalam sudah ada 4 orang menunggu CALEB. Meja besar diantara mereka yang duduk di kursi. Ada beberapa berkas dihadapan masing-masing. CALEB duduk di kursi tengah.

CALEB

Pak, plesternya masih ada lagi?

OB

Aduh tinggal yang itu tadi pak.

CALEB

Iya pak, tolong beli lagi ya ini uangnya sekalian obat merah. Sama perban sekalian juga pak.

OB

Iya pak.

OB menaruh minuman dimeja rapat, menerima uang CALEB, keluar ruangan rapat.

SALLY

Gimana bos, kalo belum sanggup, istirahat aja dulu.

KARYAWAN 4

Iya bos, istirahat aja dulu, biar kantor kami yang urus.

KARYAWAN 5

Iya bos, kayak gak percaya kita aja, gak bisa ninggalin kantor sebentar aja nih walau sakit.

CALEB

Saya udah oke. Saya udah sehat. Mari kita lanjut rapatnya.

KARYAWAN 6

Gini pak, lanjutin yang tadi ya, singkatnya SKY DRAGON Japan Invst minta rekomendasi perusahaan yang bagus di sini. Mereka mau perusahaan terkemuka yang akan bertahan jangka panjang.

KARYAWAN 4

Iya perusahaan jepang itu udah menanam saham di beberapa di perusahaan malaysia, sekarang mau disini juga. Di malaysia mereka kerjasama dengan perusahaan kelapa sawit.


KARYAWAN 7

Iya pak, dari situ kita sudah siapin beberapa rekomendasi. Ini yang pertama.

Karyawan 7 sambil membuka berkas yang ada di hadapan masing-masing.

KARYAWAN 7

PT BUMI HIJAU LESTARI, salah satu perusahaan sawit terbesar, sudah memiliki lahan di kalimantan dan sumatera.

SALLY

Iya perusahaan ada top profit beberapa tahun belakangan. Bahkan pencapian terbaik dan selalu meningkat. Sahamnya melonjak tinggi 2 tahun ini.


CALEB menahan sakit lututnya, CALEB melihat bekas darah di lututnya semakin besar.

KARYAWAN 5

Iya pak, perusahaan ini milik Ahmad Rano, pengusaha swasta terkenal, lagi naik daun nih, udah mau ngembangin bisnisnya ke bidang lain. Lagi bagus banget nih pak kalo kita pilih ini aja.


Diluar ruangan NEZIYA lewat ke ruangan ruangan CALEB, lalu lewat lagi membawa tasnya. CALEB melihat lagi berkas yang ada dihadapannya.

CALEB

Ayo dalami lagi profilnya, tolong ditel-nya dicari lagi. Mungkin sementara meeting ini kita pending dulu.

KARYAWAN 4

Jangan lama-lama ya pak, Sky Dragon tanggal 9 September udah ada, atau mereka anggap kita tidak tertarik kerjasama.

KARYAWAN 5

Iya pak, tinggal 13 hari lagi pak.

CALEB 

Iya makasih, skalian kamu siapkan pertimbangan yang lain lagi. Mungkin semua juga bisa cari rekomendasi lain lagi.


cut to

INT. RUANG TENGAH RUMAH — SIANG


AYAH memeriksa lemari.

AYAH

Bu, foto pernikahan mereka dimana ya?

IBU

Kita belum dapat yah, CALEB bilang waktu itu kan masih di cetak. Mungkin minggu depan baru siap.

AYAH

Padahal kalo ada kan mungkin bisa kita tunjukin ke yaya, mana tahu dia bisa ingat sesuatu.

IBU

Iya yah, kan nikahan semua CALEB dan Yaya yang urus, kita bersyukur waktu itu mereka ga mau ngerepotin kita. Jadi sekarang nunggu foto-fotonya aja yang belum jadi.

AYAH

Kalo foto yang disimpan di hp ada ga?

IBU

Aduh AYAH, hp kita gak bisa nyimpan foto

 IBU sambil menunjukkan hp nokia lama.

AYAH

Eh iya maksudnya hp yaya, atau CALEB

IBU

Hp yaya kan rusak di kecelakaan, ga tau kalo hp CALEB. Ntar kita tanya yah.


cut to

INT. KANTOR — SIANG


Hari berikutnya, Kantor seperti biasa. CALEB dalam ruangannya, bekerja seperti biasa. Sambil sesekali melihat keluar ruangan, lalu pandangannya pada foto di meja kerjanya foto pernikahan CALEB dan NEZIYA. NEZIYA menggeser kursinya agar duduk dekat dengan KARYAWAN disebelahnya.

NEZIYA

Wah duduk lagi disini, seperti bernostalgia. Sejak kapan sih pak bos berubah gitu?

KARYAWAN 2

Haa, masa IBU gak tahu?

NEZIYA

Kan udah dibilang gak usah panggil IBU, panggil yaya aja!

KARYAWAN 2

Iya Yaya.

NEZIYA

Jadi… sejak kapan?

KARYAWAN 2

Kapan apa Ya?

NEZIYA

Berubah jadi lebih pake perasaan, gak cuek. Padahal dulu kan diktator?

KARYAWAN 2

Sejak pacaran lah.

NEZIYA

Wah sejak kapan dia pacaran, sama siapa?

KARYAWAN 2

Lah kan pacarannya sama.

KARYAWAN 3

EHEEMMM.

KARYAWAN 2 melihat KARYAWAN 3, KARYAWAN 2 melanjutkan kerja juga KARYAWAN 3. NEZIYA merapikan posisi duduknya lanjut kerja dimejanya.


cut to

INT. RUANG CALEB — SIANG


CALEB duduk di kursinya sambil menelepon.

CALEB

Jadi gitu dok, beberapa kali dia langsung emosi apabila saya dekati, kadang takut. Untuk itu saya minta tolong DOKTER saja yang pergi kencan dengan dia, nanti akan saya kirim alamat tempat-tempat yang pernah kami kunjungi dulu.


intercut to

INT. TEMPAT PENJAHIT — SIANG


DOKTER DODO yang sedang berada di sebuah tempat menjahit pakaian. Sedang mengenakan setelan jas, berdiri didepan cermin dengan seorang TUKANG JAHIT yang sedang berdiri disampingnya.

DOKTER DODO

Waduh gimana yaa.

CALEB

Tolonglah dok, sama sama DOKTER dia mau ngomong tanpa beban. Kalo sama saya itu akan mempersulit situasi saja.


DOKTER DODO

Baiklah, saya mungkin bisa bantu, tapi hanya untuk beberapa hari ini saja.

CALEB

Iya dok terimakasih dok.

DOKTER DODO

Iya nanti sama-sama kita lihat apa yang bisa kita bikin.

CALEB

Iya dok, makasih ya. Mungkin bisa mulai lihat mobil dulu dok. Nanti saya kirim alamatnya.

DOKTER DODO

Iya kirim aja alamatnya.


cut to


DOKTER DODO menutup telpon. Melihat hpnya ada pesan masuk.

TUKANG JAHIT

Sepertinya ini udah pas ya dok.

DOKTER DODO

Iya pak. Kalo menurut kamu gimana sayang?

Seorang wanita di ruangan jahit itu tersenyum mengangguk.


cut to


Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar