3. Grudging
11. EXT. PEMAKAMAN – DAY
Alex duduk menghadap makam yang masih basah.
ALEX
Alex mendekati makam Tommy dan menatap papan nisan.
ALEX (CONT’D)
(Mengepalkan tangan)
Alex beranjak pergi. Langkahnya terhenti setelah melihat penjaga kuburan.
ALEX
(Mengeluarkan uang)
PENJAGA KUBURAN
Alex mengangguk.
PENJAGA KUBURAN
ALEX
(Mengerutkan dahi)
PENJAGA KUBURAN
(Membungkukkan badan)
CUT TO:
12. INT. RUANG MAKAN RUMAH PRITA – NIGHT
Prita masih mengamati foto barang-barang di dalam basecamp yang dihuni Tommy semasa hidupnya.
TAMA
(Ikutan melihat)
PRITA
(Menutup Hp)
Tama menatap Prita curiga.
PRITA (CONT’D)
TAMA
(Duduk di kursi yang berhadapan dengan Prita)
PRITA
(Tersenyum simpul)
Tama berhenti makan dan meletakkan sendoknya.
PRITA (CONT’D)
TAMA
Cut To:
13. EXT. DEPAN KEJAKSAAN – DAY
Prita dan rekan-rekan media lainnya menunggu artis yang sedang menjalankan sidang perceraian. Kemudian Alex pun datang menghampiri prita.
ALEX
PRITA
(Menoleh)
ALEX
(Mengusap leher belakangnya)
PRITA
(Mengangguk)
Alex mengikuti Prita menjauh dari keramaian.
PRITA (CONT’D)
ALEX
PRITA
(Muka marah)
Alex bingung dengan respon Prita dan perubahan ekspresi wajahnya.
PRITA (CONT’D)
(Mata berkaca-kaca)
(Menoleh ke arah Alex)
Alex semakin bingung dengan Prita yang begitu emosional menceritakan kejadian 5 tahun lalu.
PRITA (CONT’D)
(Menundukkan kepala)
Alex mendekati Prita dan mengusap pundaknya.
ALEX
(Ekspresi menyesal)
CUT TO:
14. INT. KANTOR TAMA – DAY
Berkas-berkas berserakkan di atas meja kerja. Tama masih mengecek satu per satu berkas tersebut.
TEMAN 1
(Meletakkan tumpukkan berkas lainnya di atas meja kerjanya Tama)
TAMA
(Pandangannya masih fokus dengan lembaran kertas yang ia periksa)
TEMAN 1
TAMA
(Tetap memeriksa berkasnya)
TEMAN 1
Tama hanya tersenyum simpul.
TEMAN 1 (CONT’D)
Tama menoleh dan menganggukkan kepalanya.
CUT TO:
15. INT. BASECAMP – DAY
Prita mengamati buku yang diberikan oleh Alex.
ALEX
Prita memandang lekat kalimat pendek “ASRAR” yang merupakan judul dari buku itu.
ALEX (CONT’D)
PRITA
(Mengangkat buku yang dipegang)
ALEX
(Mengangguk)
Prita membuka buku tersebut. Di lembar kesekian Prita menemukan potongan kertas, lalu mengambilnya. Kemudian dia mengeluarkan handphone. Ekspresinya berubah kaget.
PRITA
Alex yang penasaran pun menghampiri Prita dan melihat tulisan di kertas dengan pesan singkat di handphone-nya Prita.
ALEX
(Menoleh ke arah Prita)
PRITA
(Mengangguk)
ALEX
PRITA
ALEX
PRITA
(Mengangkat potongan kertas tadi)
ALEX
PRITA
Alex meremas rambutnya.
PRITA (CONT’D)
ALEX
PRITA
ALEX
(Menggeleng)
PRITA
(Menghela napas)
Tiba-tiba handphone Prita bergetar.
PRITA (CONT’D)
Alex mengangguk dan Prita pun pergi meninggalkan basecamp. Setelah Prita pergi, Alex mengeluarkan Hp-nya dan menelepon seseorang.
ALEX
CUT TO:
16. INT. KAMAR TIDUR PRITA – NIGHT
Prita membuka buku ASRAR milik Tommy. Kemudian ia mengambil potongan kertas tadi dan memandangnya lekat-lekat.
CUT TO FLASH BACK:
17. EXT. AREA GEDUNG KOSONG – DAY
Detik-detik Prita melihat kematian Tommy yang terjatuh dari lantai paling atas.
CUT BACK TO:
18. EXT. DI DEPAN RUMAH – NIGHT
Tama mengetuk pintu. Ia membawa pulang berkas tadi pagi yang tersisa. Tidak lama kemudian Prita membuka pintu.
PRITA
TAMA
CUT TO: