Daftar isi
#1
Kepalsuan Hidup
#2
Senyum Dan Kepedihan
#3
Makan Malam
#4
Lumpur dan Tawa part 1
#5
Impian Ulat Sutra
#6
Mimpi Palsu
#7
Bunga Dalam Jaring
#8
Langit Abu-Abu
#9
Teratai Di Atas Lumpur
#10
Debu Penyesalan
#11
Surat Dan Langit Yang Hangat
#12
Malam dan kanvas
#13
Kupu Yang Berlatih Cara Terbang
#14
Dunia Di Balik Kanvas
#15
Hari Kelulusan
#16
Lumpur dan Tawa Part 2
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#8
Langit Abu-Abu
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
"Langit memiliki 3 fase: Gelap, Remang, dan Terang. Di mana ketiganya mewakili masa lalu, masa kini dan masa depan. Masa lalu itu gelap maka tinggalkan untuk bermimpi, masa kini itu remang, maka berhati-hatilah dalam melangkah. Dan jika bisa melakukan kedua hal itu, masa depan yang cerah bisa diraih."Gadis itu suka memandang langit. Hamparan biru yang tak tercemar bayangan. Kilauan awan putih yang berarak dengan ritme pelan. Nuansa tenang yang terkadang ditaburi kepakkan sayap burun...
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp30.000
atau 30 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 7
Bunga Dalam Jaring
Chapter Selanjutnya
Chapter 9
Teratai Di Atas Lumpur
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Kematian Kuda Sang Panglima
awod
Flash
Criminal Case
Ariq Ramadhan Nugraha
Flash
Bronze
Bunga Jeumpa yang Belum Kujumpa di Aceh
Silvarani
Flash
Bronze
Teduh Terang
B12
Novel
Bronze
Boundaries
ayurinp
Komik
Koi si Kapas
Ictos Gold
Novel
Gold
Allah Tidak Cerewet seperti Kita
Noura Publishing
Novel
Bronze
SANDWICH
Richi Rizkya
Flash
Bronze
Pria Tua di Cafe Modern
Hekto Kopter
Cerpen
Seandainya Hujan Tahu Apa Keinginanku
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Bronze
Kedinginan
YK-Andriyana-RBD
Flash
Bronze
Dinding Apartemen
Amelia Sibarani
Novel
Gold
Finchickup
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Anak Eks Tapol
Iwan Rokhim
Novel
Bronze
Janda Laila
Syatizha
Flash
Saturnight
Mae Takata
Flash
Satu Nama di Ujung Skripsi
imagivine
Flash
RED #3
Kaylasyifa Azzahrie
Novel
Erau: Festival untuk yang Hidup dan Mati"
Muhammad Agra Pratama Putra
Novel
Bronze
SINYO MARCO
Gie_aja