Daftar isi
#1
1. Pemuda Airlangga
#2
2. Krustasea Laksita
#3
3. Ratu Belanda
#4
4. Balada Pemuda Miskin
#5
5. Krustasea dan Capitnya
#6
6. Duri Ikan di Tenggorokan
#7
7. Namaku Laksita!
#8
8. Daging yang Lembut
#9
9. Perjanjian
#10
10. Selimut
#11
11. Belati
#12
12. Bom Waktu
#13
13. Gencatan Senjata
#14
14. Kidung Laksita
#15
15. Pintu
#16
16. Rahasia Himawan
#17
17. Pemulung
#18
18. Daun Kering
#19
19. Batu Mulia
#20
20. Sepasang Liontin
#21
21. Oleander
#22
22. Musang
#23
23. Sasongko
#24
24. Terbit
#25
25. Penyakit yang Selama ini Disembunyikan
#26
26. Laron
#27
27. Merdeka!
#28
28. Pintu Keluar
#29
Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#7
7. Namaku Laksita!
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Peringatan setahun wafatnya Sitor Situmorang akan digelar besok, akan tetapi sore itu Laksita nampak tidak bersemangat ketika latihan bersama teman-temannya di garasi rumah Gianti.
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp5.000
atau 5 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp29.000
atau 29 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 6
6. Duri Ikan di Tenggorokan
Chapter Selanjutnya
Chapter 8
8. Daging yang Lembut
Sedang Dibicarakan
Flash
Bronze
Bukan Bapak
Tini Ubadipura
Novel
Triangulasi
Erna Widi
Cerpen
Teror Ruko
Riana Dewi
Novel
AKU KAMU BEDA YANG SAMA
Oktaviona Bunga Asmara
Flash
Elysium
Awang Nurhakim
Novel
Jejak di Tengah Kerudung
Nabila Ghaida Zia
Flash
Bronze
Kepala Amspoker Dibawa Lari Badai Salju
Erena Agapi
Flash
Bronze
Surat dalam Botol
Afri Meldam
Flash
Bronze
Kalau bangun duluan, bangunin ya!
Reyan Bewinda
Flash
Asa Arka
Feby Irawan
Novel
In Silence and Prayer (Dalam Diam dan Doa)
Mentari Putri
Komik
Halilintar Eon
Handi Yawan
Flash
Jam Pelajaran
Fatimah Ar-Rahma
Flash
Aku Tidak Berniat Kembali ke Masa Lalu
awod
Flash
Kayu Bakar Simbok
Adjie P. Atmoko