Daftar isi
#1
Rekomendasi dari Jack Ma
#2
Pengantar Edisi Kedua
#3
Pengantar
#4
BAB 1: Jack Ma dan Kelas Bahasa Inggrisnya
#5
BAB 2: Jack Ma Merambah Internet
#6
BAB 3: Jack Ma dan Zhang Jizhong
#7
BAB 4: Alibaba, Saya Datang!
#8
BAB 5: Orang-Orang Ali yang Sibuk
#9
BAB 6: Minat dan Filosofi
#10
BAB 7: Impian Taichi Jack Ma
#11
BAB 8: Tanggung Jawab Sosial dan Budaya Ali
#12
BAB 9: Jack Ma dan Ali yang Berbeda
#13
BAB 10: Jack Ma dan Para Selebritas
#14
BAB 11: Bepergian dengan Jack Ma
#15
BAB 12: Dari Pensiun Hingga Menjadi Perusahaan Publik
#16
PENUTUP: Orang Ali yang Paling Tak Berambisi
#17
LAMPIRAN
#18
Tentang Penulis
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#5
BAB 2: Jack Ma Merambah Internet
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Tahun 1995, Jack Ma memulai bisnis pertama. Banyak orang yang sudah familier dengan kisah-kisah perintisan usahanya.
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp4.000
atau 4 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp55.000
atau 55 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 4
BAB 1: Jack Ma dan Kelas Bahasa Inggrisnya
Chapter Selanjutnya
Chapter 6
BAB 3: Jack Ma dan Zhang Jizhong
Sedang Dibicarakan
Novel
Bronze
You are pet star
Robertus cahyo martanto
Novel
DELAPAN AIR MATA
Arul asikin
Cerpen
Bronze
Penggemar Ernest Hemingway
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
Sky Before You
Cellestine
Flash
Si Bungsu Emas
Musrifah Anjali
Novel
Senja
Erika Ardianti Dinata
Novel
Bronze
Phantom Lily
Joselind Sienydea Salim
Flash
LABEL
FN
Cerpen
Bronze
TANGGA KETIGABELAS
Achmad Wahyudi
Novel
Because I Know
Rizqiqa Adibya
Novel
Blue Hawaii
raven orinn e
Novel
Gerimis Daun-Daun
Rafael Yanuar
Flash
Bronze
JIKA BOTOL BISA BERPENDAPAT...
Shabrina Farha Nisa
Cerpen
Bronze
Cerita Tukang Sulap dan Ibu yang Mencari
Habel Rajavani
Novel
Kamu Musuhku bukan Tunanganku
Kaitani Hikari
Novel
Gold
The Woman in Cabin 10
Noura Publishing
Cerpen
Bronze
Janji Kelinci
aksara_g.rain
Novel
Duka yang Belum Sembuh
Ira Karunia
Cerpen
Pashmina Perpisahan
SURIYANA
Cerpen
Bronze
Pria yang datang setiap pukul tiga sore
Febri Muhamad mughni