Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#6
5. Misi Rahasia
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
(27) Rabi
Dalam novel ini, istilah Rabi merupakan gelar profesi bagi para abdi negara yang bekerja secara resmi di bawah naungan pemerintahan negeri Haaras. Para Rabi yang telah dilantik akan ditempatkan pada bidang dan lokasi pekerjaan yang sesuai dengan keahlian masing-masing. Sejumlah besar Rabi bekerja sebagai abdi di istana. Sementara, ada pula para Rabi yang bertugas mengurus burung-burung Gorda, baik di lingkungan istana maupun di pusat penangkaran Gorda.
(28) Madra
Kota Madra merupakan kota pelabuhan yang terletak di pesisir utara provinsi Zavana Timur. Kota ini dikenal sebagai kota dermaga terbesar kedua setelah kota Baghar dan menjadi salah satu tempat berlabuhnya armada bahtera perang negeri Haaras. Kota ini dipimpin secara turun temurun oleh keluarga bersuku bangsa Zavara pesisir, yakni klan Pram. Yang menarik, sejarah Haaras mencatat, bahwa kota Madra dulunya pernah menjadi ibukota sementara Haaras saat kota Lakhsatra masih dalam tahap pembangunan di era kepemimpinan Khalefa pertama, Bhadar Othama.
(29) Dusain
Dusain adalah gelar profesi yang diberikan khusus untuk para tenaga pengajar di seantero negeri Haaras, baik di lingkungan istana maupun di lingkungan rakyat jelata. Profesi Dusain ini umumnya mendiami rumah-rumah pendidikan, di mana pada waktu tertentu, anak-anak Haaras, baik dari kasta terendah maupun dari kasta tertinggi, berkumpul untuk menjalani kegiatan belajar mengajar.
(30) taffar
Pada novel ini, istilah taffar merupakan sebutan bagi sebuah perangkat pengangkut yang fungsinya menyerupai lift pada bangunan-bangunan tinggi. Taffar terdiri dari sebuah ruangan berukuran sekitar 25 meter persegi yang didesain dari bahan besi dan baja murni untuk mengangkut beberapa orang dari lantai bawah menuju lantai atas.
(31) Khauk
Dalam novel ini, Khauk merupakan hewan sejenis reptil berukuran raksasa yang pada situasi tertentu dapat berjalan dengan kedua kaki layaknya manusia. Habitat hewan raksasa jenis ini lazim ditemui di kawasan pesisir selatan negeri Haaras karena mereka adalah makhluk amfibi yang dapat hidup, baik di darat maupun di laut. Berwujud menyerupai kadal dengan ukuran setara 2 hingga 3 tombak, Khauk termasuk hewan pemangsa daging yang mematikan saat sedang berburu karena racun bakteri yang melapisi gigi-gigi mereka dapat melumpuhkan mangsa dalam hitungan menit.
Dalam novel ini, istilah Rabi merupakan gelar profesi bagi para abdi negara yang bekerja secara resmi di bawah naungan pemerintahan negeri Haaras. Para Rabi yang telah dilantik akan ditempatkan pada bidang dan lokasi pekerjaan yang sesuai dengan keahlian masing-masing. Sejumlah besar Rabi bekerja sebagai abdi di istana. Sementara, ada pula para Rabi yang bertugas mengurus burung-burung Gorda, baik di lingkungan istana maupun di pusat penangkaran Gorda.
(28) Madra
Kota Madra merupakan kota pelabuhan yang terletak di pesisir utara provinsi Zavana Timur. Kota ini dikenal sebagai kota dermaga terbesar kedua setelah kota Baghar dan menjadi salah satu tempat berlabuhnya armada bahtera perang negeri Haaras. Kota ini dipimpin secara turun temurun oleh keluarga bersuku bangsa Zavara pesisir, yakni klan Pram. Yang menarik, sejarah Haaras mencatat, bahwa kota Madra dulunya pernah menjadi ibukota sementara Haaras saat kota Lakhsatra masih dalam tahap pembangunan di era kepemimpinan Khalefa pertama, Bhadar Othama.
(29) Dusain
Dusain adalah gelar profesi yang diberikan khusus untuk para tenaga pengajar di seantero negeri Haaras, baik di lingkungan istana maupun di lingkungan rakyat jelata. Profesi Dusain ini umumnya mendiami rumah-rumah pendidikan, di mana pada waktu tertentu, anak-anak Haaras, baik dari kasta terendah maupun dari kasta tertinggi, berkumpul untuk menjalani kegiatan belajar mengajar.
(30) taffar
Pada novel ini, istilah taffar merupakan sebutan bagi sebuah perangkat pengangkut yang fungsinya menyerupai lift pada bangunan-bangunan tinggi. Taffar terdiri dari sebuah ruangan berukuran sekitar 25 meter persegi yang didesain dari bahan besi dan baja murni untuk mengangkut beberapa orang dari lantai bawah menuju lantai atas.
(31) Khauk
Dalam novel ini, Khauk merupakan hewan sejenis reptil berukuran raksasa yang pada situasi tertentu dapat berjalan dengan kedua kaki layaknya manusia. Habitat hewan raksasa jenis ini lazim ditemui di kawasan pesisir selatan negeri Haaras karena mereka adalah makhluk amfibi yang dapat hidup, baik di darat maupun di laut. Berwujud menyerupai kadal dengan ukuran setara 2 hingga 3 tombak, Khauk termasuk hewan pemangsa daging yang mematikan saat sedang berburu karena racun bakteri yang melapisi gigi-gigi mereka dapat melumpuhkan mangsa dalam hitungan menit.
Chapter Sebelumnya
Chapter 5
4. Kesatria Berzirah Pualam
Chapter Selanjutnya
Bersambung
Terakhir diperbarui: 1 minggu 1 hari lalu
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
Je taime Papa
Novel
Anak Gubernur yang Membelot
Flash
Ketika Harapanmu Berbicara untukmu..
Flash
Semangkuk Burjo Sebelum Pulang
Novel
Di Persimpangan Luka
Novel
Semburat Kelabu
Cerpen
Mimpi Kolong Langit
Flash
Peri-Peri Mungil
Cerpen
Perjuangan Menggapai Mimpi di Tengah Cobaan
Novel
FALLACY: The Poppy's Case
Novel
Erigeron k.
Cerpen
Tragedi Lembah Raranggi
Novel
Imam untuk Tante Vania
Novel
Rumah Kaca
Novel
A Wrinkle in Time
Cerpen
Aku Waria, Aku Juga Manusia
Novel
Pembunuhan sang Ratu
Flash
Anomali Rasa
Flash
KOSONG
Novel
Morning Coffee