Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#4
Bab 4: Waktu yang Mengalir, Bukan Mengejar
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
41 Hidup dalam Irama AlamPernahkah kamu melihat orang desa memulai harinya tanpa alarm tapi selalu bangun tepat waktuDi desa waktu diatur oleh alam bukan oleh jam dinding Mereka bangun saat ayam berkokok mulai bekerja ketika matahari naik dan pulang saat senja menjemput Irama ini bukan hanya rutinitas ia adalah bentuk keharmonisan dengan alam dan tubuh manusia itu sendiriBerbeda dengan kota yang diatur oleh bunyi notifikasi deadline dan jadwal rapat yang tak ada habisnya kehi
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp18.000
atau 18 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 3
Bab 3: Gotong Royong dan Rasa Memiliki
Chapter Selanjutnya
Chapter 5
Bab 5: Memandang Alam Sebagai Guru
Sedang Dibicarakan
Flash
12
Impy Island
Novel
Lelaki Pilihan
Syafaa Dewi
Flash
Bronze
Laki-laki juga boleh menangis, Nara. . . .
AlifatulM
Flash
Bronze
PACAR MALAM MINGGU
Okhie vellino erianto
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal, Vania
Ajeng Kelin
Cerpen
Rumah yang Tak Berharap Kembali
Sayidina Ali
Novel
Kepak Sayap Andromeda
Aulia Mumtaza
Flash
Bronze
Sebuah Paragraf
Indah Leony Suwarno
Cerpen
PUKNYARTINGI "Lilis"
Iena_Mansur
Novel
Kisah di Akhir November
Roy Rolland
Novel
Kejahatan yang Sempurna
Maureen Fatma
Cerpen
Bronze
Tatapan dari Lubang Jendela
El falach
Flash
Suara dari Masa Lalu
Allamanda Cathartica
Flash
Maaf aku tidak menjadi apa yang kamu mau
lidia afrianti
Novel
Bronze
Decameron City
Lisa La
Flash
Bronze
Memetik Sunset
Sulistiyo Suparno
Novel
Gold
Secret Kingdom Istana Ajaib
Mizan Publishing
Flash
Raut
lidia afrianti
Novel
Bronze
Under The Velvet Sky
Iris-Avery-Marbella
Cerpen
Terjebak Rasa
Hans Wysiwyg