Bayangan Takdir
#45
Nyanyian Penawar Luka
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Bab 45 Nyanyian Penawar LukaShapira melangkah maju membiarkan kabut tebal berwarna abu-abu mutiara menelannya Udara di Kekosongan terasa berat dingin dan bergetar seolah dimensi itu sendiri sedang sakit Pepohonan kristal yang ia tinggalkan mulai memudar di balik kabut digantikan oleh pemandangan yang lebih abstrak seperti kanvas mimpi yang belum selesai Di sana ilusi dan realitas berbaur menguji kewarasannyaGelang perak Anya di pergelangan tangannya memancarkan cahaya biru redup
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp25.000
atau 25 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 44
Mimpi yang Menjadi Kenyataan
Chapter Selanjutnya
Chapter 46
Di Mana Kita akan Melarikan Diri
Sedang Dibicarakan