Bayangan Takdir
#23
Mengukir Takdir di Tengah Badai
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Pagi setelah lamaran yang mengubah takdir istana Astellia bagai sarang lebah yang terusik dengungan rumor dan bisikan kejut mengalir deras di setiap lorong berukir Cahaya fajar yang menyelinap masuk melalui jendela-jendela tinggi alih-alih membawa kehangatan justru terasa dingin seperti tatapan-tatapan tajam yang kini tak henti mengiringi Shapira Keindahan romantis taman rahasia di bawah rembulan tadi malam telah lenyap digantikan oleh realitas pahit istana yang penuh intrik dan cembu
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp25.000
atau 25 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 22
Ikatan yang Diuji
Chapter Selanjutnya
Chapter 24
Hadiah dari Sang Ular
Sedang Dibicarakan