EXT. SMA 7 - ROOFTOP — DAY
Mahesh berjalan memasuki lantai rooftop. Kita lihat Grey muncul dan mengikuti Mahesh. Grey yang kesal lalu melempar kertas yang sudah berwujud bola itu ke arah Mahesh dan tepat mengenai punggungnya. Mahesh berhenti. Dengan wajah menahan kesalnya dia berbalik sehingga berhadap - hadapan dengan Grey. Grey dan Mahesh sama - sama menunjukan wajah membrengut mereka.
MAHESH
GREY
MAHESH
GREY
MAHESH
GREY
MAHESH
(ngejek dengan sinis)
GREY
(membuang muka)
Grey pergi. Mahesh menatapnya kesal. Mahesh menatap lirik lagu yang berbentuk bola itu. Dia mengambilnya menatapnya dengan api cemburu.
MAHESH
(ngedumel marah - marah sendiri)
Dengan konyol Mahesh kemudian merobek - robek kertas lirik itu.
CUT TO:
EXT. SMA 7 - TANGGA — DAY
Mahesh menuruni tangga rooftop. Dia berjalan menelusuri selasar kelas. Di belakangnya diam - diam Swas and the gank yang terlihat memiliki rencana jahat memperhatikannya kemudian mengikuti Mahesh.
CUT TO:
INT. SMA 7 - DEPAN TOILET — LATER
Kita lihat Mahesh yang masuk ke dalam toilet. Swas and the gank yang mengikutinya menunggunya di luar toilet. Ketika Mahesh memnbuka pintu toilet, Swas segera mendorong Mahesh masuk ke dalam....
CUT TO:
INT. SMA 7 - TOILET — LATER
Swastika and the gank mengeroyok Mahesh. Dengan muka babak belur Mahesh berusaha melawan.
SWAS
Mahesh tersenyum sinis.
MAHESH
SWAS
(menghantam pipi Mahesh mengeluarkan kekesalannya)
Mahesh sempoyongan. Bibir Mahesh mengeluarkan darah. Dia kemudian tersenyum sinis.
MAHESH
Swas kesal lalu memegangi kerah baju Mahesh.
SWAS
(memperingatkan)
Mahesh kesal mendengar kata - kata Swas. Dia kemudian meninju perut Swas. Swas terngjungkal ke belakang membentur tembok. Salah seorang gank Swas berusaha menolong Swas dan 2 orang yang lainnya mencoba untuk menghantam Mahesh. Namun dengan cepat Mahesh menghindar dan memberikan bogem ke pada 2 orang gank Swas. Mahesh lalu mendorong Swas ke tembok kemudian memegangi leher Swas seperti mencekiknya sebagai ancaman.
MAHESH
(mengancam)
Swas mengisyaratkan agar gank - nya berhenti.
MAHESH
(mengejek)
Swas menautkan rahangnya.
MAHESH
Mahesh tertawa mengejek. Swas menahan kesal.
MAHESH
Mahesh lalu melepaskan Swas dengan muka menantang. Mahesh membuka pintu toilet. Swas memandanginya dengan menahan kesal.
GANK SWAS #1
Swas mengerang.
CUT TO:
EXT. SMA 7 - SELASAR KELAS — LATER
Kita lihat wajah - wajah kaget para siswa.
SISWA
Kita lihat Mahesh yang berjalan dengan wajah babak belurnya. Sekolah terlihat heboh olehnya.
Dari arah berlawanan, kita lihat Grey sedang berjalan sambil menyedot jus jeruknya. Dia melihat ada kehebohan di depannya. Dia terlihat penasaran. Namun kemudian menghela nafas lelah.
GREY
Baru selesai berdoa, Mahesh muncul di hadapannya dengan muka babak belurnya. SLOW MOTION CU Grey yang menatap wajah Mahesh terlihat syok. CU Mahesh yang berjalan jutek melewati Grey tanpa melihatnya. Grey langsung menghentikan langkahnya. Jantungnya berdebar dipenuhi rasa khawatir. Dia memutar tubuhnya untuk melihat Mahesh. Mahesh terlihat berjalan angkuh. Grey langsung tersadar.
GREY
Grey langsung acuh sambil memutar tubuhnya dan pergi.
CUT TO:
EXT. SMA 7 - KELAS XI - A5 — LATER
Grey duduk di mejanya dengan muka khawatir. Dia kemudian mendengar teman - temannya menggosip.
TEMAN KELAS GREY #1
TEMAN KELAS GREY #2
TEMAN KELAS GREY #3
TEMAN KELAS GREY #1
TEMAN KELAS GREY #2
TEMAN KELAS GREY #3
Mereka kemudian ketawa.
TEMAN KELAS GREY #2
TEMAN KELAS GREY #1
Mereka ketawa gemas.
TEMAN KELAS GREY #3
TEMAN KELAS GREY #2
(ngayal)
Mereka ketawa gemas.
Sementara Grey terlihat sedang berperang dengan bathinnya.
GREY (V.O)
Grey meyakinkan dirinya sendiri. Kemudian mukanya terlihat khawatir lagi.
GREY
(ngedumel sendiri)
Grey menghela nafas pasrah.
CUT TO:
EXT. SMA 7 - SELASAR KELAS — LATER
Grey yang terlihat cemas berlari kecil. Hatinya gelisah. Dia kemudian berlari menuju....
CUT TO:
INT. SMA 7 - UKS — LATER
Grey membuka pintu UKS kemudian mencari - cari Mahesh namun tidak menemukannya. Grey terlihat penasaran. Kemudian dia terlihat mendapat ide.
CUT TO:
EXT. SMA 7 - ROOFTOP — LATER
Dengan panik Grey berlari ke rooftop. Dia terlihat mencari Mahesh namun tak menemukannya. Grey jadi panik.
CUT TO:
EXT. SMA 7 - DEPAN RUANG SEKRE BASKET — LATER
Grey berjalan terlihat cemas.
GREY
(kesal bercampur khawatir)
Grey teringat sesuatu.
GREY
Grey baru akan menuju kelas Mahesh namun tiba - tiba langkahnya terhenti. Grey menoleh ke ruang sekre basket. Terlihat dari jendela Lelix sedang mengobati Mahesh di ruang sekretaris basket. Api cemburu langsung membakar hati Grey. Dengan kesal dia berbalik lalu berjalan dengan muka yang cemberut.
GREY
(ngomong ke diri sendiri)
Grey berjalan dengan angkuh pura - pura kuat. Dia menahan agar air matanya tidak keluar.
CUT TO:
INT. SMA 7 - RUANG SEKRETARIAT BASKET — DAY
Kita lihat Lelix yang sedang mengobati luka Mahesh. Mahesh kesakitan.
LELIX
MAHESH
LELIX
MAHESH
Lelix cuman menghela nafas.
LELIX
LELIX (COUNT'D)
(cemas bercampur kecewa)
Mahesh menatap wajah Lelix yang cemas. Kemudian dia tersenyum.
MAHESH
Mahesh meyakinkan. Lelix tersenyum malu.
LELIX
Lelix tersipu malu. Mahesh bingung melihat ekspresi Lelix.
SOUND MAHENISM BERSERU "MAHESH! MAHESH!"
CUT TO:
EXT. SMA 7 - LAPANGAN BASKET — DAY
Kita lihat banner Mahesh bertebaran di sekolah. lengkap dengan foto hasil jepretan mereka dan kata - kata "support" untuk Mahesh.
"MAHESH, CINTAILAH AKU", "MAHESH NOTICE ME, PLIS BER - JUTA2 KALI!!", "MAHESH PASTI JUARA.. JUARA DIHATIKU" "4 SEHAT, MAHESH SEMPURNA", "NO MAHESH, NO LIFE". "MAHESH ON TOP"
Kita lihat Mahenism yang menyerukan nama Mahesh dan yel - yel untuk Mahesh.
MAHENISM #1
MAHENISM
MAHENISM #1
MAHENISM
MAHENISM #1
MAHENISM
MAHENISM #1
MAHENISM
KAMI ADALAH PENDUKUNGMU!
MAHENISM #1
JADILAH PEMENANG!
MAHENISM
JADILAH PEMENANG!
MAHENISM #1
(berseru dengan lantang)
MAHESH ON TOP!!!!
MAHENISM
(menjawab dengan lantang)
MAHESH ON TOP!!!!
Kita lihat Siswa #1 dan Siswa #2 sedang mengobrol.
SISWA #1
(meremehkan)
SISWA #2
SISWA #1
Kita lihat tim basket dari SMA 7 berhadap - hadapan dengan tim basket dari SMA SARASWATI. Anggara kapten tim basket dari SMA 7 saling tatap dengan sengit dengan Mahesh yang mukanya masih babak belur.
ANGGARA
(mengeluh)
YOGA
MAHESH
WINDU
(ngeri)
MAHESH
YOGA
(memperhatikan banner Mahesh yang dibentangkan Mahenism)
ANGGARA
MAHESH
YOGA
Yoga melirik Lelix yang berdiri di pinggir lapangan dengan muka genit.
YOGA (COUNT'D)
(melayang dengan muka genit)
.......ciuman Lelix.
Mahesh tersenyum sinis.
MAHESH
ANGGARA
(mencari - cari ke sekitar balkon)
WINDU
(tidak terima)
Darah Mahesh langsung mendidih. Rahang Mahesh mengerang.
MAHESH
(membentak)
Anggara dan Windu kaget.
ANGGARA
Mahesh terbelalak. Dia melihat wasit datang.
MAHESH
Wasit kemudian melempar bola ke atas. Mahesh dan Anggara bertatap - tatapan sengit. Lalu mereka melompat merebut bola.
Pertandingan berlangsung seru dengan Mahenism terus menyerukan nama Mahesh.
MAHENISM
Dan pertandingan akhirnya dimenangkan oleh tim basket SMA 7.
Seruan untuk Mahesh terus bergema.
CROWDED
MAHESH ON TOP! GLORY, GLORY MAHESH!
Siswa - siswa SMA 7 bertepuk tangan meriah. Mahesh diberlakukan seperti seorang pahlawan. Kita lihat Lelix yang bahagia sambil tersipu malu.
CUT TO: