Janitra Asvathama (Putra Putri Matahari)
10. Kelulusan

CUT TO:

89 INT. UNIVERSITAS BIRU - RUANG DOSEN — SIANG

Ola dan Tika duduk di depan ruang dosen.


OLA
Udah jam 10 nih.

TIKA
Yaudah yuk masuk.

OLA
Duh masih aja deg-degan ya udah beberapa kali bimbingan.

TIKA
Iya untung berdua.


Ola dan Tika mengetuk ruangan dosen atas nama GIGI (32 th).


GIGI
Iya masuk.


Ola dan Tika masuk ke ruangan Gigi.


TIKA, OLA
Pagi mba.

GIGI
Iya pagi, duduk. 


Ola dan Tika duduk berhadapan dengan Dosen Gigi.


GIGI
Gimana udah direvisi sesuai feedback terakhir?

OLA
(menyerahkan lembaran skripsi)
Sudah mbak.

GIGI
Coba saya cek.
(pause)
Oke sudah cukup sesuai dari saya. Kamu nanti tinggal tambahin foto-foto lampiran ya. Ini berapa halaman?

OLA
Sekitar 90-an halaman mbak.

GIGI
Sip sudah aman kalau dari segi halaman. Ini saya acc ya nanti kamu ke bagian akademik ajukan jadwal sidang skripsi.

OLA
Okey baik mbak terima kasih.

GIGI
Punya kamu mana?

TIKA
(menyerahkan lembaran skripsi)
Ini mbak.

GIGI
(menunjuk salah satu halaman)
Ini ya revisi terakhirnya?

TIKA
Iya betul mbak.

GIGI
Okey nanti kamu juga sama ya. Kamu ke akademik minta jadwal sidang. Minta aja kalian sidang di hari yang sama biar sekalian.

TIKA
Siap baik mbak.

GIGI
Oke udah itu aja ya. Sampai bertemu di ruang sidang. Persiapkan yang terbaik karena ini sekali seumur hidup.

OLA, TIKA
Baik mbak, terima kasih.

TIKA
Kami permisi mbak.

GIGI
Iya silakan.


CUT TO:

90 EXT. UNIVERSITAS BIRU - DEPAN RUANG SIDANG — PAGI

Ola dan Tika duduk di depan ruang sidang dengan mengenakan baju putih dan rok hitam. DOSEN MBAK MUTI (30 th) melewati depan ruang sidang lalu menyapa Ola dan Tika.


MUTI
Gimana deg-degan?

OLA
Deg-degan banget mbak hehe

MUTI
Dah tenang aja. Sidang cuma satu jam. Gak ada apa-apanya dibanding ratusan jam yang kalian habiskan untuk mengerjakan skripsi.

TIKA
Kalau gak lulus gimana mbak?

MUTI
Lulus. Kalau gak lulus berarti dosen pembimbing juga gagal membimbing kalian. Sudah berdoa saja.

OLA
Bener juga ya. Siap terima kasih banyak ya mbak.

TIKA
Makasih banyak mbak. Love you Mbak Muti

MUTI
Siap, lanjut mau ngajar dulu ya.

OLA
Siap mbak.

Ola masuk ke ruangan sidang menyiapkan presentasi. Tak lama, Gigi, Maul, dan DUA DOSEN PENGUJI masuk ke ruangan sidang. Di luar ruangan, Tika harap-harap cemas menunggu gilirannya. Beberapa teman Ola dan Tika berdatangan membawa buket bunga, makanan, dan hadiah lainnya. 


Ola keluar dari ruangan sidang.


TIKA
Udah selesai?

OLA
Belum, dosennya lagi pada diskusi.

Tak berapa lama, Gigi keluar dari ruang sidang. 


GIGI
Ola silakan masuk.

OLA
Baik mbak.


CUT TO:

91 INT. UNIVERSITAS BIRU - RUANG SIDANG — PAGI

Ola berdiri di hadapan Gigi, Maul, dan dua dosen penguji.


GIGI
Oke gak usah berlama-lama. Jadi dari hasil diskusi kami berempat, Ola dinyatakan untuk mengulang magang lagi.


Ola tercengang.


GIGI
Magang, tapi gak perlu buat skripsi karya. Magang, tapi habis itu lanjut kerja di Agency 3600 ya mas Maul.

MAUL
Hahaha iya.


Ola masih bingung dengan keputusan pada dosen.


GIGI
Tegang amat La. Selamat ya Ola dinyatakan lulus sidang skripsi dengan syarat revisi.

OLA
(perasaan lega)
Waah terima kasih mbak. Terima kasih mas.

GIGI
Yes silakan dibawa berkas-berkasnya nanti tolong panggil Tika ya buat masuk ke ruang sidang.

OLA
Siap mbak.


Ola merapikan laptop dan berkas-berkas yang ada di meja.


CUT TO:

92 EXT. FISIP UNIVERSITAS BIRU - DEPARTEMEN KOMUNIKASI — SIANG

Ola berjalan ke depan Departemen Komunikasi. Di sana sudah ada Ibak, Enjel, Aya, dan Lia.


IBAK
Waaah OLAAAAAAAA udah lulusss gokil!!

OLA
HAHAHAHAH bisa aja lu bak!

ENJEL
Selamat La. Nih pakai selempangnya.


Ola memakai selempang yang diberikan Enjel.


AYA
Ola selamat!

OLA
Thanks Ya. Kamu nyusul ya minggu depan?

AYA
Semoga aja La, masih nyari jadwal nih.

LIA
Selamat La! Tika masih sidang ya?

OLA
Thanks Li hahaha. Iya, dia baru masuk ruang sidang. Jadi ya kita ke Banyuwangi!

LIA
Jadiin lah hahaha.

AYA
Kudu jadi!

OLA
Siap hahaha.


Teman-teman komunikasi 2015, Dhafin, Juan, Bagas, dan Jamil datang memberi ucapan ke Ola. Ola terlihat bahagia lalu berfoto-foto dengan teman-temannya.


CUT TO:

93 EXT. TAMAN NASIONAL BALURAN - JALANAN — PAGI

Ola berboncengan dengan Aya menggunakan motor. Sementara, Lia mengendarai motor sendiri. Mereka berkendara menuju Savana Bekol.


OLA
Gila ya Ya, kita jadi juga ke Banyuwangi.

AYA
Iyaaa. HUAAAAA enak banget udaranya di sini, masih asri.

OLA
(menoleh ke belakang)
Li aman Li?

LIA
(berteriak
Amaan. Asih banget woi.

OLA
Eh Ya itu udah kelihatan Savananya. Lihat samping ada Gunung Baluran.

AYA
Anjir keren banget.



CUT TO:

94 EXT. TAMAN NASIONAL BALURAN - SAVANA BEKOL — PAGI

Ola, Aya, dan Lia berlarian di Savana Bekol. Mereka terlihat sangat bahagia. Mereka sesekali memotret pemandangan dan memotret diri.


Ola menjatuhkan tubuhnya di rerumputan. Aya dan Lia mengikuti Ola tiduran di rumput. Mereka tertawa bersama lalu memejamkan mata karena sinar matahari.


CUT TO:

95 INT. UNIVERSITAS BIRU - GEDUNG WISUDA — PAGIJepretan kamera seolah membangunkan Ola. Ola berdiri di atas panggung menerima ijazah dan bersalaman dengan DEKAN FISIP. Ola lalu berjalan keluar panggung.


CUT TO:

96 EXT. FISIP UNIVERSITAS BIRU - TAMAN SHIRO — SIANG

Taman Shiro ramai karena suasana wisuda. Ola berfoto dengan teman-teman Komunikasi 2015. Lalu, Ia berjalan ke arah teman-teman Mapala Bara. Ada Dhafin, Juan, Jamil yang sedang menunggu di sudut Taman Shiro.


DHAFIN
Weh selamat-selamat. 
Nih tadi kita beli di pasar.

OLA
Lemon?

DHAFIN
Iya, buat menggambarkan kehidupan usai kuliah hahaha.

OLA
Ada-ada aja. Thanks loh.
Kamu gak mau ngucapin sesuatu?

JUAN
Sudah terlalu banyak ucapan selamat yang kamu terima La.

JAMIL
Selamat La. Kadonya nyusul ya!

OLA
Kado apa?

JAMIL
Jam tangan.

OLA
Hahaha oke selow. Foto yuk!


Ola mencari orang yang bisa memfoto dia dan teman mapalanya. Ola akhirnya punya foto wisuda bersama teman-teman mapalanya. Dia terlihat bahagia di foto itu. 


CUT TO:

97 INT. FISIP UNIVERSITAS BIRU - SEKRE MAPALA BARA — SIANG

Beberapa hari setelah wisuda, Ola datang ke sekre. Di dalam sekre ada Bagas yang sedang mengerjakan tugas. 


OLA
Gas, koe kok gak teko wisudaku? neng ndi?

BAGAS
Neng sekre kok. Yo berarti wisudamu ora sah soale ora ono aku. Ngopo koe mangkat kampus?

OLA
Tetap sah lah. Nganu meh balike toga.

BAGAS
Tapi, aku tetap ra ikhlas ih koe lulus. Pokoke ora sah wisudamu. Oh toga ki nyilih to?

OLA
Iyo karepmu gas. Iyo nyilih.

BAGAS
Koe tekan kapan neng Jogja?

OLA
Mbuh ora ngerti ki.

BAGAS
Wes daftar kerjo po?

OLA
Durung gas, nunggu legalisir ijazah karo transkrip nilai.

BAGAS
Sering-sering neng sekre lah La. Daftar kerjane neng sekre wae.

OLA
Iyo gas, sesok aku sering neng sekre. Tapi, koe juga sering neng sekre loh.

BAGAS
Iyo aku luwih sering neng sekre yo. Nek ora ono aku berarti lagi kuliah. Telefon wae.

OLA
Siap! Kok sui yo awak dewek ora rapat.

BAGAS
Piye meh rapat nek ora ono koe. Mbuh podo bubar kabeh.

OLA
Yaah sedih.


CUT TO:

98 EXT. FISIP UNIVERSITAS BIRU - TAMAN SHIRO — SIANG

Suasana hari terakhir ospek Mahasiswa Baru 2019 Fisip Universitas Biru. Mapala Bara berperan untuk menurunkan banner panjang dari atas gedung. Ola dari bawah melihat Dhafin dan Juan sedang bersiap-siap. Ola lalu memutuskan untuk naik ke atas gedung (lantai 6 gedung FISIP UNIVERSITAS BIRU).


CUT TO:

99 EXT. FISIP UNIVERSITAS BIRU - LANTAI 6 GEDUNG FISIP — SIANG

Ola menemui Dhafin dan Juan yang sedang mempersiapkan SRT. Ada Jamil dan BEBERAPA PANITIA OSPEK juga yang sedang melihat persiapan Dhafin dan Juan.


OLA
Udah lengkap semua alatnya?

JUAN
Eh kamu di sini? Iya udah lengkap, bentar lagi turun. 

OLA
Oke hati-hati.

Ola mengeluarkan kamera mirrorless-nya dari tas. Ola mulai mengabadikan momen Dhafin dan Juan turun dari gedung. MAHASISWA BARU 2019 dan PARA PANITIA OSPEK terlihat bahagia melihat banner perlahan terbaca. Juan membawa banner bertuliskan “SELAMAT DATANG.” Dhafin menurunkan banner bertuliskan “MAHASISWA BARU FISIP.”


CUT TO:

100 EXT. FISIP UNIVERSITAS BIRU - ROOFTOP FISIP — SORE

Ola, Dhafin, Juan, dan Jamil melepaskan penat di rooftop Fisip. Mereka bermain kartu dan terlihat sangat bahagia. Hari mulai sore. Matahari menyemburkan sinarnya yang indah. Ola mengajak Dhafin, Juan, dan Jamil untuk berfoto. Mereka banyak mengambil foto seolah itu adalah moment terakhir bagi mereka. 


Ada DUA PANITIA OSPEK yang datang kepada mereka. DUA PANITIA OSPEK ini mengucapkan terima kasih kepada Mapala Bara karena telah menyukseskan hari penutupan ospek. 


PANITIA OSPEK 1
Terima kasih ya mas tadi sudah memeriahkan acara penutupan ospek.

JUAN
Iya sama-sama.

PANITIA OSPEK 2
Ada yang perlu kami bantu mas untuk bawa alat-alatnya?

DHAFIN
Gak usah, nanti kita aja yang bawa ke sekre. 

OLA
Ada dek, boleh minta tolong fotoin kita gak?

PANITIA OSPEK 2
Oh iya boleh banget mba.

OLA
Ayok gais foto di sini!


Ola, Dhafin, Juan, dan Jamil berkumpul dan berfoto bersama. Mereka berfoto dengan pose yang aneh namun lucu. Langit jingga sore itu menambah indah momen foto bersama. Shoot langit jingga hingga gelap.


SELESAI




Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar