Daftar isi
#1
BAB 1 — Ruh Ruang Kerja yang Perlahan Hilang
#2
BAB 2 — Senyum yang Tidak Sampai ke Mata
#3
BAB 3 — Jam 9 yang Lebih Berat dari Jam 5
#4
BAB 4 — Seni Menyerang tanpa harus Menjadi Serigala
#5
BAB 5 — Tidak Semua Pertempuran Layak Dimenangkan
#6
BAB 6 — Teman di Tengah Rimba Beton
#7
BAB 7 — Dialog Batin: Ini Semua Layak atau Tidak?
#8
BAB 8 — Seni Melepaskan Tanpa Marah
#9
BAB 9 — Jalan Keluar yang Pelan tapi Tegas
#10
BAB 10 — Ketenangan yang Telah Lenyap Sepenuhnya
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#5
BAB 5 — Tidak Semua Pertempuran Layak Dimenangkan
Bagikan Chapter
Chapter Sebelumnya
Chapter 4
BAB 4 — Seni Menyerang tanpa harus Menjadi Serigala
Chapter Selanjutnya
Chapter 6
BAB 6 — Teman di Tengah Rimba Beton
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
Memoar
Novel
The Mirror
Novel
Wanitaku Anitaku
Flash
Hari Ibu
Novel
Diuji Calon Bapak Mertua
Novel
PCPK I Will Always Love You
Flash
Bidadari Pembohong
Komik
Ruangkala
Novel
Terapi Shalat Tahajud
Cerpen
Keputusannya adalah Tidak Mencintaiku
Cerpen
BERLIAN YANG TERCAMPAK
Cerpen
(Bukan) Anak Haram
Flash
Ibu
Flash
Mengapa Harus Ada Cinta dalam Pernikahan
Novel
Erau: Festival untuk yang Hidup dan Mati"
Novel
Air Mancur Negeri Gula
Flash
Kakek, Lihatlah Hari Ini
Novel
Melankoli
Komik
Sunlover
Flash
Astral