Saldo Kilat dan Harga Diri
#7
Bab 7: Madu di Tangan, Racun di Pikiran
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Setelah Nia pamit pulang Arga segera membawa rantang itu ke meja makannya yang kayu permukaannya sudah mulai lapuk Aroma rendang dan sayur lodeh buatan rumah memenuhi indra penciumannya Sambil menikmati suapan demi suapan yang nikmat itu tangannya tak lepas dari ponsel Operasi pencitraan telah dimulaiIa memotret sepatu dan celana barunya dengan pencahayaan yang ia atur sedemikian rupa lalu mengunggahnya ke Story media sosialnya dengan caption singkat Self-reward kecil-kecilan Sebuah
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp10.000
atau 10 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 6
Bab 6: Malaikat di Ambang Pintu
Chapter Selanjutnya
Chapter 8
Bab 8: Lampu Hijau di Ujung Jurang
Sedang Dibicarakan