Daftar isi
#3
Selamat Jalan Juru Mengikat Makna
#4
Life Begins at Fourty
#5
Sepotong Pizza untuk Si Pengikat Makna
#6
Mas Her, "Serendipity”, dan Saya
#7
Maestro Baca Tulis
#8
Semuanya Berkat Hernowo
#9
Ya, Saya Izinkan
#10
Pak Hernowo Mengembalikan Semangat Menulisku
#11
Menulis dan Penderitaan
#12
Penulis Besar dan Kelas-Kelas Keci
#13
"Senang Sekali Mendapat Kabar Ini”
#14
Kepergianmu Ditangisi ...
#15
Ingat Mengikat Makna, Ingat Hernow
#16
Mengikat Makna: Meneladani Sang Maestro Melalui KaryaKaryanya
#17
Yang Kurindukan dari Hernowo
#18
Mengikat Makna, Tak Apa. Tapi, Free Writing Dulu Karena Lebih Nyaman
#19
Hidup yang Menginspirasi
#20
Guruku Tujuh Belas Tahun Lalu
#21
Pejuang Literasi Itu Telah Berpulang
#22
Semula Saya Salah Sangka
#23
Mengenal Baca Tulis "Bermanfaat” dari Ir. Hernowo: Terima Kasih Sang Arsitek Literasi!
#24
Menulis Itu Melegakan Hati
#25
Aku Menangkap Ghirah Itu
#26
Kami Bersaksi atas Kebaikannya
#27
Pejuang Literasi Itu Telah Pulang
#28
Untung Ada Pak Hernowo (Mengikat Makna Al-Quran)
#29
Tak Kenal Maka Tak Pintar, Mengenang Sosok Hernowo Hasim
#30
Mengikat Makna Hernowo
#31
Free Writing-lah Sejak dalam Pikiran
#32
Hernowo Adalah Monumen
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#22
Semula Saya Salah Sangka
Bagikan Chapter
Chapter Sebelumnya
Chapter 21
Pejuang Literasi Itu Telah Berpulang
Chapter Selanjutnya
Chapter 23
Mengenal Baca Tulis "Bermanfaat” dari Ir. Hernowo: Terima Kasih Sang Arsitek Literasi!
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Cerpen
CERITA TRAUMA LILA
Novel
Moodboster(Dipindahkan di aplikasi webnovel)
Flash
Slamet Tujuh Belasan
Cerpen
Sabar Kurang Sabar
Novel
Atap Rumah Maisa
Novel
Real
Novel
Dunia Anna
Novel
AIN
Cerpen
Transkrip
Cerpen
Aku Bersama Mereka
Novel
About Atha
Cerpen
Don
Cerpen
Semangkuk Mie Ayam Sebelum Mati
Novel
Para Pejuang Indonesia Volume 1
Novel
Kuingin Kau Tahu Aku Mencintaimu
Novel
Sasi Kirana (Arga Maruta)
Novel
Jatuh Terlalu Jauh
Flash
Potret Terakhir Azalea
Flash
Menjadi Kucing
Novel
Allah Tidak Cerewet seperti Kita