Daftar isi
#1
Datang untuk Gagal ?
#2
Cappuccino, Canda, dan Candu Malam
#3
Malam Mangkin Panjang, Jalan Mangkin Kabur
#4
Tersesat Dalam Nama yang Tak Lagi Menjawab
#5
Korek Itu Enggak Pernah Padam
#6
Bara yang belum Mati
#7
Tawaran yang datang dari Bayangan
#8
Isi yang Tak pernah Netral
#9
Tak pernah Ada jalan mundur
#10
Tanda Tangan Paling Mahal Dalam Hidupku
#11
Harga Sebuah Panggung
#12
Manis Yang Menjerat
#13
Harga Yang Belum Terbayar
#14
Penawaran Yang Berjalan Di Atas Api
#15
Jalan Yang Membawa Pulang Rahasia
#16
Tiga Ketukan Menuju Neraka
#17
"Perahu Menuju Rahasia Terlarang"
#18
Rahasia di Balik hujan
#19
Malam Yang Tidak Memberi Pilihan
#20
Bayangan Yang Tertinggal
#21
Orang Yang Tak Pernah Kita Kenal
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#7
Tawaran yang datang dari Bayangan
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Masa lalu datang dengan as rapi dan flashdisk hitam Abrar dihadapkan pilihankembali pada hidup lama atau tetap hilang dalam sunyi api itu kini benar-benar padam
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp19.000
atau 19 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 6
Bara yang belum Mati
Chapter Selanjutnya
Chapter 8
Isi yang Tak pernah Netral
Sedang Dibicarakan
Flash
Dua Karet
catzlinktristan
Cerpen
Bronze
Ratapan Hati
Bambang Permadi
Flash
Bronze
Dibalik Kabut Pagi Desa Tanete Tomba
Asriwin
Novel
Story In Dream 2
Rain
Cerpen
Bronze
Mati Lampu
Ron Nee Soo
Flash
Pertemuan dan Perpisahan Terbaik
Eko Triono
Cerpen
Bronze
Tambatan Hati Arina
Aydiah
Cerpen
Sumpah Laksmana
Suryawan W.P
Cerpen
Tragedi Salah Makam
cahyo laras
Cerpen
Cara Teraman Mencintaimu
Lail Arahma
Novel
Bronze
Sebelum Saya Bertemu dengan Aku
Aliensi
Novel
Gold
Mimpi
Bentang Pustaka
Flash
Yang Selalu Memimpikan Bintang
Adinda Amalia
Cerpen
Sebuah Pelarian
Adhy Musaad
Komik
Timun Mas: Immortals
Bagus Tri Cahyono
Cerpen
Bronze
Persimpangan Mimpi
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Si Bob
Rafi Asamar Ahmad
Flash
Dewasa, dari mulut ke mulut
Rizky aditya
Cerpen
Bronze
Pesawat Kertas
Imajinasiku
Flash
Bronze
Kursi Goyang, Kursi Maut
Sulistiyo Suparno