Daftar isi
#1
Prolog
#2
01: Bumi Perkemahan [Hari 1 - Siang]
#3
02: Dark Sistem [Hari 1 - Malam]
#4
03: Setengah Puncak Welirang [Hari 2 - Siang]
#5
04: Ayam Bakar dari Bunda [Hari 2 - Malam]
#6
05: Estafet Air [Hari 3 - Siang]
#7
06: Jurit Malam [Hari 3 - Malam]
#8
07: Anak Mami [Hari 4 - Siang]
#9
08: Air Matanya Cowok Paling Humoris [Hari 4 - Malam]
#10
09: Tanggung Jawab dan Dapat Dipercaya [Hari 5 - Siang]
#11
10: Deep Talk [Hari 5 - Malam]
#12
11: Tembak Saja Dulu [Hari 6 - Siang]
#13
12: Little Jantzen [Hari 6 - Malam]
#14
13: Problem Kalavi [Hari 7 - Siang]
#15
14: Tobelo [Hari 7 - Malam]
#16
15: Alera Nomor Satu Harga Mati [Hari 8 - Siang]
#17
16: Kelomang Tepi Sungai [Hari 8 - Malam]
#18
17: EKSPRESIF [Hari 9 - Siang]
#19
18: Semua Gara-gara Kalavi [Hari 9 - Malam]
#20
19: Kata-Kata Keramat Coba Saja Dulu [Hari 10 - Siang]
#21
20: I'll Do Everything Just for You [Hari 10 - Malam]
#22
21: Mendadak Jadi Manis [Hari 11 - Siang]
#23
22: Suara Hati Langit [Hari 11 - Malam]
#24
23: Mengapa Menyakiti Diri Sendiri? [Hari 12 - Siang]
#25
24: Step Back, Dear Jantzen [Hari 12 - Malam]
#26
25: Menghilangnya Pionering [Hari 13 - Siang]
#27
26: ‘"Secret Letter" [Hari 13 - Malam]
#28
27: Salah Kirim Foto [Hari 14 - Siang]
#29
28: Di Bawah Saksi Gunung Welirang [Hari 14 - Malam]
#30
Epilog 1: Edelweiss Puncak Welirang
#31
Epilog 2: HURAAAA
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#29
28: Di Bawah Saksi Gunung Welirang [Hari 14 - Malam]
Bagikan Chapter
75. Dilihat kalo jalan
76. Dibilang kalo jalan dilihat tuh ya dilihat! Udah dewasa juga, waras apa engga kamu sebenarnya?!
77. Awas, aku tandain kamu, Len
78. Saya orang Jerman, Kak.
79. Kamu sangat berharga untukku. Aku gak bisa berhenti mikirin kamu. Di sini, di depan semua orang sebagai para saksi; aku, Jantzen Aksa Krüger, menyampaikan kepadamu bahwa. . . aku begitu mencintaimu.
80. Aku juga mencintaimu.
76. Dibilang kalo jalan dilihat tuh ya dilihat! Udah dewasa juga, waras apa engga kamu sebenarnya?!
77. Awas, aku tandain kamu, Len
78. Saya orang Jerman, Kak.
79. Kamu sangat berharga untukku. Aku gak bisa berhenti mikirin kamu. Di sini, di depan semua orang sebagai para saksi; aku, Jantzen Aksa Krüger, menyampaikan kepadamu bahwa. . . aku begitu mencintaimu.
80. Aku juga mencintaimu.
Chapter Sebelumnya
Chapter 28
27: Salah Kirim Foto [Hari 14 - Siang]
Chapter Selanjutnya
Chapter 30
Epilog 1: Edelweiss Puncak Welirang
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Cerpen
The Boy Who Never Came Back.
Cerpen
Persimpangan Mimpi
Novel
KKPK Biskuit Lukis
Cerpen
Pencuri Waktu (IV)
Novel
LAMUNAN CINTA
Novel
Fantasteen Shadow
Flash
Six Feet Apart
Flash
Pandora
Cerpen
Anto dan Sebatang Rokok
Flash
Kurir
Flash
Reverse # 3 : Gelombang
Cerpen
Doa Diujung Waktu
Cerpen
JAWAB NURANI
Flash
Gasan Rahmi
Novel
SEBENING SENJA